Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjamin Mutu (LP3M) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus mendukung keberlangsungan Program Profesi Guru (PPG). Pada hari Sabtu, 17 Maret 2018 diselenggarakan Pelatihan Media Berbasis IT di Aula Bung Hatta UNJ demi menunjang kompetensi guru yang profesional di Era Millennial ini.
Pemateri Uwes Anis Chaeruman, M. Pd bersama moderator Dr. Khaeruddin, M. Pd memaparkan tentang pentingnya kehadiran media pembelajaran. “Pembelajaran active learning akan lebih baik jika dibarengi dengan media yang modern contohnya power point. Menjadi permasalahan jika power point terlalu banyak paragraf yang justru mengganggu,” ujarnya.
Selain itu, Pak Uwes juga membuka paradigma tentang penggunaan media. Hendaknya penggunaan media tersebut tidak melupakan siswa yang menjadi fokus pembelajaran.
“Kita harus paham bahwa active learning harus mengutamakan keaktifan siswa (student center), jangan sampai guru justru menjadikan media berbasis IT, namun secara tidak langsung, pembelajaran menjadi teacher center,” katanya.
Untuk bisa membuat media berbasis IT yang baik diperlukan ilmu khusus. Maka Pak Uwes menyampaikan 6 Tips Rahasia membuat power point menarik versi Pak Uwes. “Fungsi dari media adalah membuat sesuatu menjadi lebih mudah. Bukan justru membuat sesuatu menjadi lebih rumit”. Oleh karena itu, Pak Uwes memberikan tips agar media pembelajaran yang diberikan dapat menjadi media yang layak dipresentasikan dan mampu membuat murid tertarik dalam pembelajaran.
Berikut 6 Tips Rahasia menjadikan power point dapat menjadi media yang menarik, yaitu:
- Memaksimalkan proximity
- Mengatur kontras
- Lakukan repetisi
- Focus of interest
- Utamakan visual
- Berikan ruang kosong
Di samping mendapatkan materi, mahasiswa PPG juga diajak untuk praktik langsung membuat power point menggunakan 6 Tips Rahasia tersebut oleh pak Uwes. Workshop berlangsung dengan antusiasme para mahasiswa untuk mempresentasikan hasil kerjanya kepada teman-teman dan dapat dijadikan contoh untuk dievaluasi bersama dan langsung diberikan masukan oleh Pak Uwes agar lebih keren.
Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat produktif, ketika hari sabtu dijadikan sebagai waktu untuk mengistirahatkan diri setelah melalui pembelajaran PPG yang padat di hari Senin s.d Jumat, justru mereka mengembangkan potensinya agar maksimal menuju guru profesional. Berikut pendapat sebagian mahasiswa PPG tentang kegiatan ini.
“Pembelajaran hari ini sangat menarik karena dapat ilmu tambahan untuk membuat media yang lebih baik khususnya pada power point, sehingga ketika nanti akan mengajar media yang disampaikan menarik perhatian dari peserta didik, di sini juga saya bisa langsung praktik dalam pembuatan media yang menarik jadi tidak hanya mendengarkan materi sehingga dapat langsung diimplementasikan,” kata Desy Yuliani mahasiswa PPG dari Prodi Pend. Matematika.
Rindina Ayuningtyas juga mengatakan pelatihan ini memang penting untuk dipelajari mahasiswa PPG. “Workshop ini cukup menambah pengetahuan kita dalam ‘mempercantik’ power point yang kita gunakan nantinya. Desain yg diajarkan adalah sesuatu yang baru didapatkan, bahkan bagi diri sendiri,” kata mahasiswa PPG Prodi Bahasa Inggris ini yang juga mengharapkan adanya pelatihan media berbasis IT lagi, selain power point.
Pendapat berbeda datang juga dari Dina Mian Prodi Bahasa Indonesia, “Seminar itu sangatlah menarik karena menyadarkan kami power point itu harus memfokuskan kepada kekuatan kata-katanya. Terlebih lagi, shape dalam power point yang sederhana itu dapat sangat menarik jika digunakan dengan optimal jika tahu ilmunya,” imbuh Mahasiswa PPG yang juga aktif dalam bidang teater ini.
Pelatihan media berbasis IT yang sangat berguna ini semoga terus berkelanjutan demi mencapai tujuan untuk membentuk guru profesional sebagai upaya konkret menghadapi era millennial. Sebab, yang abadi hanyalah perubahan. (ars)
Reportase: Annisa Riris Saputri
Editor: HaeR







