Suasana rusunawa putri Universitas Negeri Padang yang berlokasi di Jl. Patenggangan pada Jumat (23/3/2018) menjadi semakin hangat. Kunjungan pengurus Masyarakat SM-3T Indonesia (MSI) Sumatera Barat ini dimaksudkan sebagai agenda silaturahim sekaligus diskusi lintas angkatan yang memang harus diwujudkan dalam bentuk temu ramah untuk menjaga solidaritas sesama alumni SM-3T
Camat PPG Angkatan VI UNP, Andri Yulian S. Pd, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepedulian pengurus basecare MSI Sumbar terhadap pelaksanaan PPG yang sedang berjalan dan telah diwujudkan melalui terlaksananya agenda yang sudah direncanakan dari jauh-jauh hari ini
Rutinitas sebagai peserta PPG yang ‘cukup sibuk’ dengan semua tuntutan perangkat pembelajaran harus diseimbangkan dengan kewajiban kegiatan berasrama berdampak terhadap sulitnya membagi waktu, menjadi permasalahan utama yang dicarikan solusinya oleh pengurus MSI Sumbar. “Di sinilah letak urgensi PPG berasrama,” pungkas Harfa Sakri, S. Pd, Gr. Ketua basecare MSI Sumbar ini menambahkan “PPG akan membentuk karakter pendidik yang terdidik dengan baik. Program ini melahirkan guru yang tidak hanya profesional di bidangnya, namun juga profesional dalam membagi waktu. Jangan jadikan kondisi itu sebagai hambatan, namun jadikan itu sebagai tantangan yang harus bisa diselesaikan dengan seimbang. Pandai-pandai membagi waktu,” simpulnya
Selain itu, menjaga kekompakan merupakan satu hal penting yang juga ditekankan oleh pengurus MSI Sumbar kepada peserta PPG UNP Angkatan VI, termasuk menjaga hubungan baik dengan pengelola. Dalam silaturahim yang berjalan akrab ini, pengurus turut mengingatkan untuk mempersiapkan diri menghadapai UKM di sela-sela kegiatan asrama dan workshop
Pertemuan yang berlangsung selama 90 menit tersebut ditutup dengan pengenalan basecare serta program kerja MSI yang fokus pada pengabdian di bidang kependidikan. Kegiatan ini diharapkan dapat terlaksana secara rutin sehingga konsolidasi lintas angkatan dapat terbina secara berkesinambungan.
Reportase: Rahmi Syalfitri Riska
Editor: HaeR







