Mars SM-3T menggema di Gedung Layanan Akademik UNY Kampus Wates, mengawali acara “Pertemuan Alumni dan Peresmian BaseCare DIY” pada Sabtu, 7 April 2018. Lirik demi lirik terucap bagai guruh yang menggelegar di dalam dada, mengingatkan akan semangat pengabdian selama berada di daerah 3T.
Acara yang mengusung tema “Dari Yogyakarta untuk Keistimewaan Indonesia” ini dihadiri oleh para alumni SM-3T angkatan III, IV, V dan PPG SM-3T Angkatan VI LPTK UNY yang sementara ini berdomisili di Yogyakarta. Kakanda Akhiruddin dari Masyarakat SM-3T Institute dan Teh Juni Safitri dari BaseCare Jakarta turut hadir pada acara tersebut. Selain itu, Bapak Bambang Saptono, M.Si. selaku Ketua Pengelola UNY Kampus Wates juga hadir memberikan suntikan semangat untuk para alumni SM-3T
Dalam diskusi yang hangat dan santai, dipaparkan materi seputar BaseCare Edukasi Indonesia dan Penguatan Literasi PPG Angkatan VI. Basecare Edukasi Indonesia sendiri merupakan komunitas sosial pendidikan peserta dan alumni program PPG Prajabatan berlandaskan semangat mewujudkan kemandirian dan kemaslahatan masyarakat dengan pola pengembangan sumber daya manusia dan kandungan potensi alam, terutama bagi daerah tertinggal Indonesia.
Para peserta diajak untuk menilik sejarah pencetusan program SM-3T, pendirian Yayasan Masyarakat SM-3T Institute (MSI), BaseCare Edukasi Indonesia, hingga perkembangannya sampai saat ini. Yayasan Masyarakat SM-3T Institute sendiri merupakan rumah bagi para alumni program SM-3T, SMK Kolaboratif, PPGT, maupun program PPG Prajabatan lainnya. Yayasan ini merupakan payung besar dari seluruh pergerakan BaseCare, baik BaseCare Koordinasi Pusat Makassar maupun berbagai BaseCare daerah. Di dalam BaseCare, terdapat empat divisi kerja yang bekerja secara integral dan berkesinambungan. Keempat divisi tersebut memuat kerja Internal Organisasi dan Pemberdayaan Anggota, Publikasi dan Propaganda Program, Usaha Kreatif dan Kerja Sama Kelembagaan, serta Partisipasi Kemanusiaan dan Peduli Pendidikan.
Dalam penyampaian materinya, Kakanda Akhiruddin menekankan bahwa istilah ”alumni” hanyalah sebatas administratif. Akan tetapi, niat dan semangat pengabdian harus terus berjalan. Hal ini pula yang mendasari pendirian BaseCare Edukasi Indonesia DIY yang diresmikan pada hari tersebut. BaseCare Edukasi Indonesia DIY lahir atas inisiatif para alumni SM-3T domisili Yogyakarta yang tergerak oleh semangat untuk selalu mengamalkan prinsip bahwa ”Alumni Tidak Berhenti Mengabdi.” Dengan begitu, para alumni SM-3T DIY akan bergotong royong satu visi untuk selalu merawat marwah SM-3T.
Sementara itu, materi Penguatan Literasi bagi PPG Angkatan VI berkisar seputar langkah-langkah untuk mempersiapkan para lulusan yang mampu menjawab tantangan kecakapan Abad 21, salah satunya dengan penguasaan kecakapan literasi. Literasi sendiri adalah kemampuan dalam mengakses, memahami, dan menggunakan informasi secara cerdas. Penguatan Literasi bagi Mahasiswa PPG ini diawali dari tahap persiapan, pembiasaan, pengembangan, sampai ke tahap publikasi produk literasi.
Acara “Pertemuan Alumni dan Peresmian BaseCare DIY” dilanjutkan dengan sesi peresmian BaseCare DIY. Acara peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kakanda Akhiruddin. Bersama pemotongan tumpeng ini doa-doa dilayangkan kepada Tuhan. “Semoga BaseCare Edukasi Indonesia DIY mampu membawa para pejuang pendidikan di dalamnya untuk terus bergerak bersama, menikmati semua peristiwa dan mengalami semua pengalaman, terus peduli dan ikhlas mengabdi untuk mempersiapkan Generasi Emas Indonesia.”
BaseCare Edukasi Indonesia DIY terbentuk pada 3 Januari 2018 dalam temu perdana yang dilaksanakan di Joglo Lawas, Alun-Alun Utara Yogyakarta. BaseCare ini beranggotakan alumni SM-3T lintas angkatan, dari angkatan I sampai VI yang berdomisili di Yogyakarta. Selain sebagai rumah bagi ide-ide kreatif para anggota untuk memajukan dunia pendidikan, BaseCare ini juga turut andil dalam mendampingi para peserta PPG, khususnya LPTK UNY yang berada di Yogyakarta dalam menyelesaikan kendala yang dihadapi selama program PPG berlangsung. Selain itu, kerja gotong royong juga dihimpun untuk mendampingi rekan-rekan alumni yang akan mengikuti UKMPPG Periode April 2018. Saat ini BaseCare Edukasi Indonesia DIY tengah menghimpun donasi buku, bacaan, dan alat tulis yang akan disumbangkan ke Ketapang dan Kepulauan Aru. Program kerja BaseCare Edukasi Indonesia DIY yang akan datang adalah mengadakan Program Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) di Kabupaten Gunung Kidul-Yogyakarta pada bulan Agustus 2018 nanti
Dengan diresmikannya BaseCare Edukasi Indonesia DIY, kini para alumni SM-3T domisili Yogyakarta memiliki rumah baru dan keluarga baru yang akan melangkah bersama tanpa pamrih bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Seperti pesan Bapak Bambang Saptono, M.Si., “Sumbangkan Yogyakarta untuk Indonesia, sumbangkan Yogyakarta untuk dunia, melalui kepengurusan BaseCare Edukasi Indonesia Yogyakarta”.
Apa yang Negara tak mampu beli untuk pendidikan? Anak-anak muda yang peduli pendidikan. Salam Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia!
Reportase: BaseCare Edukasi Indonesia DIY
Editor: HaeR







