Masyarakat SM-3T Institute dan Guru Garis Depan 2016 Biak Numfor, Papua melaksanakan sebuah kegiatan bertajuk Apresiasi Bersama yang mengangkat tema “Mengagas Agenda GGD Bersahabat dan Bermaslahat” yang dilaksanakan di salah satu kediaman Guru Garis Depan Kabupaten Biak Numfor pada hari Minggu-Senin, 19-20 November 2017.
Mahmud selaku Koordinator GGD Biak Numfor mengutarakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini selain untuk menjaga kesolidan juga untuk membahas beberapa permasalahan yang dialami GGD dan menggagas agenda peserta yang bisa memberikan daya kebermanfaatan secara bersama. “Saya berharap GGD Kabupaten Biak Numfor bisa menjadi inspirasi bagi guru-guru yang lain, bukan menjadi penyaing akan tetapi menjadi mitra kerja, sehingga kita bisa berjuang bersama untuk menuju pendidikan Kabupaten Biak Numfor yang lebih baik lagi.” Ungkap pria yang merupakan alumni PPG Prodi Pendidikan Bhs. Inggris LPTK UNM ini
Mengenai perumusan agenda kerja, disepakati bahwa program kerja yang akan dilaksanakan berbasis pengembangan potensi daerah. Para Guru Garis Depan akan terjun langsung ke sekolah dan masyarakat, menganalisis kondisi dan mengobservasi kecenderungan kebutuhan dan setelah itu mulai mencetuskan rekomendasi yang nantinya akan dikembangkan menjadi sebuah agenda besar GGD kabupaten Biak Numfor. Pada kesempatan kegiatan ini, juga diinisiasi beberapa inti program kerja nasional yang bisa menjadi referensi bagi GGD di seluruh Indonesia, agenda yang dimaksud berkutat di seputar literasi dan pemberantasan buta aksara, berbagai pelatihan, penyaluran bantuan, dan pengembangan kreativitas dalam kegiatan Mengedukasi Anak Negeri, pendampingan pemenuhan kondisi pendidikan yang masih jauh dari standar yang diharapkan, pengembangan kompetensi guru dan tenaga pendidikan, menggerakan pendidikan karakter di seluruh elemen warga sekolah, pemanfaatan sumber daya manusia dan potensi alam masyarakat setempat
Sebuah keistimewaan bagi keluarga baru GGD Biak Numfor karena kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Masyarakat SM-3T Institute, Akhiruddin Haer, beliau menyempatkan bersilaturahmi serta memberikan penguatan-penguatan kepada 80 Guru Garis Depan yang ditempatkan di ‘Pulau Karang Panas’ ini
“Kita semua berharap, sekiranya GGD Biak Numfor dan GGD Indonesia secara umum bisa bergotong royong mendayagunakan kemampuan terbaiknya agar permasalahan-permasalahan yang menjadi alasan lahirnya program ini bisa teratasi.” Harapnya. Akhiruddin pun melanjutkan “GGD jangan jadikan sebagai tujuan, tetapi jadikanlah ‘alat utama’ untuk mengabdi pada negeri tercinta ini. Patut diingat, ketika kita berpihak kepada orang kecil atau masyarakat lemah, ada tiga manfaat yang akan kita peroleh, yaitu kemenangan, pertolongan, dan rejeki dari Tuhan”
Akhiruddin bersama GGD yang hadir juga meluangkan waktu untuk mengelaborasi berbagai kendala yang sementara ini ditemukan peserta di lapangan dan bersama-sama memberikan aspirasi, strategi, dan solusi yang sifatnya konstruktif berkesinambungan
Reportase: Ayyub







