Malam Ahad kerap dijadikan waktu berlibur bersama teman atau keluarga. Namun kawula muda di asrama PPG SM-3T Universitas Negeri Makassar yang berkumpul kali ini dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda. Sebuah Acara Dialog Interaktif Semangat Sumpah Pemuda dengan tema “PPG SM-3T Penyemai Lahirnya Generasi Muda yang Berdedikasi bagi Negeri”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Basecare Pusat Koordinasi Makassar, Masyarakat SM-3T Institute bekerjasama dengan PPG SM-3T angkatan V UNM. Pertemuan dalam momen ini cukup memberikan kebahagian, pasalnya yang hadir adalah dari P3G, MSI, peserta PPG, dan alumni PPG
Acara Dialog Interaktif Semangat Sumpah Pemuda dengan tema “PPG SM-3T Penyemai Lahirnya Generasi Muda yang Berdedikasi bagi Negeri”, Dibuka oleh MC tepat pukul 20.09 waktu setempat. Setelah menyanyikan lagu Indonesi Raya tiga stanza, mars SM-3T, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan dilanjutkan laporan ketua panitia. Dalam laporan ketua panitia, Akbar, S.Pd., Gr., mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah menyiapkan Masiswa PPG UNM menghadapi Ujian Kompetensi Mahasiswa.
Acara inti Dialog Interaktif Semangat Sumpah Pemuda pada sesi pertama menghadirkan narasumber, Direktur P3G UNM, Bapak Prof. Dr. Ramli Umar, M.Si. dengan moderator Direktur MSI, Kanda Akhiruddin, S.Pd., Gr. Materi yang dibahas pada sesi pertama ini adalah motivasi peningkatan profesionalisme guru.
Kanda Akhiruddin, S.Pd., Gr. pada awal dialog mengajak hadirin untuk mencintai UNM karena yang lain bukan UNM dengan sebuah analogi yang menarik hadirin bahwa istri atau kekasih Andalah yang paling cantik karena yang lain bukan kekasih Anda. Maka dari itu, silakan tumpahkan sedemikian rupa potensi untuk berbuat terbaik bagi UNM, termasuk berikan hasil maksimal pada kelulusan PPG SM-3T UNM V kali ini
Direktur P3G UNM, Bapak Prof. Dr. Ramli Umar, M.Si mengungkapkan lebih dahulu apresiasi kegiatan ini yang diinisiasi oleh Basecare Pusat Koordinasi Makassar. Mengingatkan mahasiswa agar jangan menolak apa-apa yang tawarkan oleh kakak (alumni angkatan IV), karena kegiatan seperti ini bukan untuk mereka sebagai alumni. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan perubahan Ujian Tulis Nasional menjadi Ujian Kompetensi Mahasiswa. Kompetensi yang dujikan adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Tingginya passing grade dibanding tahun lalu, dari 65 menjadi 80 tentu harus diimbangi perjuangan yang kuat. “Standar 80 harus kita pikirkan agar kita bisa capai, bukan bagaimana cara menguranginya,” ungkap Bapak Prof. Dr. Ramli Umar, M.Si. Lebih jauh memberikan motivasi agar mahasiswa jangan berpikir untuk menentukan passing grade, tetapi bagaimana bisa mencapai. Tiada yang perlu ditakutkan kecuali kalau standarnya sudah 99.
Beliau menjelaskan bahwa yang paling menentukan kelulusan adalah pribadi mahasiswa, yang lain hanya memberi pengaruh. Mahasiswa harus menanamkan dalam hati bahwa dalam UKM itu Insya Allah lulus. Mengerahkan semua kemampuan sampai soal-soal terjawab dengan benar. Diharapkan menjadikan ujian ini sebagai pertarungan akademik karena hal ini paling menentukan. Harus serius, konsentrasi penuh menjawab soal.
Dialog interaktif ini merupakan keputusan strategis untuk membimbing dan menguatkan mahasiswa dalam menghadapi UKM. Motivasi yang baik diberikan bahwa perlu menutup dahulu unsur-unsur lain atau luar. Fokus dalam ujian. Perlunya mensterilkan unsur lain supaya tidak terganggu kesehatan dan konsentrasi.
“Kesuksesan yang diraih itu, tidak datang dengan sendirinya, itu lewat perjuangan. Ada perjuangan berarti ada pengorbanan.” Kata Bapak Prof. Dr. Ramli Umar, M.Si
Mahasiswa diingatkan agar tidak beralasan dalam keadaan apapun di asrama untuk mengatakan tidak siap UKM. Bila ada yang mengulang, berarti banyak gangguan dari luar. Inilah kesempatan emas yang harus merka perjuangkan.
Di akhir dialog sesi pertama para mahasiswa dimotivasi agar meniatkan belajar, belajar terus, menggunakan semua kompetensi. Dan didoakan lulus semua.
Sesi kedua membahas kiat-kiat peserta dalam menghadapi tantangan ujian kompetensi mahasiswa. Bapak Dr. Abdul Muis Mappalotteng, M.Pd. MP., Syahrir, S.Pd., Gr., dan Edil Wijaya Nur, S.Pd. menjadi narasumber. Sementara Nur Ainun Istiqama, S.Pd., Gr. sebagai moderator.
Bapak Dr. Abdul Muis Mappalotteng, M.Pd.MP. mengungkapkan bahwa diperlukan sebuah indikator setiap tahunnya untuk mengevaluasi pencapaian peserta. Ujian terus berkembang. Tiap tahun indikator itu mencerminkan kualitas dan kompetensi guru. Beliau juga memberikan tips agar menjaga kesehatan, meminta restu orang tua, tidak panik berhadapan komputer, dan terlebih dahulu menjawab soal yang dianggap lebih muda.
Di akhir sesi kedua ini Nur Ainun Istiqama, S.Pd., Gr mengatakan, “Dengan semangat sumpah pemuda, kita kobarkan kembali rindu tertinggal untuk mencerdaskan bangsa dari pinggiran. Karena kita ada untuk mencetak generasi emas Indonesia. Kita siap UKM, Kita sukses UKM, Kita lulus UKM!”
Selesai menyanyikan lagu Indonesia Pusaka, ikrar komitmen bersama untuk kesuksesan UKM 2017 pun dilaksanakan;
“Dengan senantiasa mengharap rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Pada hari ini Sabtu tanggal 28 Oktober 2017, kami segenap elemen program pengembangan profesi guru (P3G), alumni, dan peserta PPG SM-3T UNM tahun 2017 melangsungkan dialog bersama di asrama PPG SM-3T Universitas Negeri Makassar, bersama-sama berikrar:
- Segenap elemen program pengembangan profesi guru (P3G) senantiasa mendukung kesuksesan lahirnya guru dan tenaga kependidikan yang profesional
- Kami peserta PPG SM-3T UNM tahun 2017 akan senantiasa meningkatkan mutu pengetahuan dan kemampuan demi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
- Kami alumni peserta PPG SM-3T UNM senantiasa berdedikasi untuk terus mengabdi pada cita-cita bangsa demi terwujudnya generasi emas Indonesia”
Acara Dialog Interaktif Semangat Sumpah Pemuda dengan tema “PPG SM-3T Penyemai Lahirnya Generasi Muda yang Berdedikasi bagi Negeri” ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Abdul Hamid, S.Pd., Gr. Dalam doa tersebut bermohon agar dimudahkan para pelaksana program PPG dalam membina dan mendidik mahasiswa menjadi guru profesional dan menjadi amanah, dimudahkan urusan para alumni SM-3T baik yang sudah lulus GGD maupun yang belum untuk senantiasa mengabdi dalam perjuangan pendidikan. Bermunajat dimudahkan keberterimaan GGD di bumi nusantara, kesabaran dan keikhlasan untuk melahirkan generasi emas indonesia. Permohonan amal kebaikan para pejuang pendidikan SM-3T dan GGD yang telah gugur mendahului dijadikan amal jariah bagi kehidupan mereka di akhirat. Semoga dimudahkan dalam menghadapi UKM. Lulus tahun ini 100%. Amin ya Tuhan
Reportase: Maskur dan Tim Publikasi msi







