Masyarakat SM-3T Institute menghelat peringatan Hari Lahir yang ke-4 dengan tema “Sinergi Generasi Berbagi” mulai 26 Juni sampai 28 Juni 2019. Acara yang dibuka langsung oleh pencetus program SM-3T Drs. Agus Susilohadi M.Si (Kabag Perencanaan dan Penganggaran Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK Dikti Kemristekdikti) pada 26 Juni 2019, menjadi momen pertemuan bagi enam generasi SM-3T dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
Pembukaan perayaan Hari Lahir yang berlangsung pukul 20.00 Wita di Desa Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten Wajo, Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si., Herman Anggita (Pegawai Kemristekdikti) pencipta lagu Mars SM-3T beserta tamu undangan, dan tokoh masyarakat di Desa Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Beberapa kegiatan dalam pembukaan acara yaitu peluncuran buku Risalah MeAN (Mengedukasi Anak Negeri) oleh Sudarwin, S. Pd, Gr., berisi kisah perjalanan Kegiatan MeAN yang telah dilaksanakan sebanyak 55 kali di 48 kabupaten 18 provinsi. Usai peluncuran buku tersebut, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang menandai empat tahun perjalanan Masyarakat SM-3T Institute meniti dan membangun pendidikan melalui alumni SM-3T.
Beberapa alumni SM-3T yang bergelut di Masyarakat SM-3T Institute mempersembahkan senandung/Mars untuk Masyarakat SM-3T Institute di hari jadi keempatnya ini berjudul “Alumni Tak Berhenti Mengabdi”.
Direktur SM-3T, Akhiruddin, S. Pd., M. Pd., Gr., dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa di tanggal 26 Juni 2019, waktu telah mengantarkan Masyarakat SM-3T Institute tumbuh berirama dalam perjalanan empat tahunnya. Masih jauh dari kesempurnaan apa yang telah ditorehkannya, namun terus melakukan yang terbaik sembari giat belajar mengenali diri dan potensi sekitar serta bergerak pelan untuk beragam rangkaian ikhtiar.
“Dalam membersamainya dengan kesahajaan di usia yang ke-4 tahun ini, setidaknya kita MSI terus meniti mimpi, sehingga gunung kita capai, lautan dilalui, daratan terjelajahi, tantangan kita lampaui, godaan kita atasi. Setidaknya kita masih merawat kebersamaan, menawarkan persaudaraan dan kepedulian, menyediakan ruang aktif kreativitas, meluruskan paradigma berbagai kesempitan berpikir, tak melawan frontal mental sumbu pendek dan pita sempit”, ungkap beliau penuh semangat.
Direktur SM-3T kembali membakar semangat para Alumni yang turut hadir pada perayaan Harlah MSI. Beliau melanjutkan bahwa setidaknya kita MSI terus mengupayakan yang terbaik bagi sesama. Memulainya dari belajar membenahi diri, meluruskan nalar, menyucikan tekad, menyatukan arah barisan, mengaktualkan tindakan dan memupuk konsistensi, menyaksikan dengan otentik senyum bahagia para sahabat, peserta didik, warga sekolah, dan masyarakat. Kita bersama dengan mereka, berdiskusi dengan cermat, bermusyawarah dengan akrab, menyusun strategi, merealisasikan aksi nyata dan pengharapan agar tidak tertinggal lagi.
“Saya mewakili seluruh anggota, satuan kerja, dan tim pengelola Masyarakat SM-3T Institute dalam kurun waktu 4 tahun ini mengucapkan terima kasih sekaligus memohon maaf kepada seluruh yang berkaitan dengan hal ikhwal program. Kami sadari keterlibatan ini masih menyisakan sejumlah ‘pekerjaan rumah’, sehingga masih mengharuskan adanya sinergitas panjang perjuangan kita bersama. Salam Sinergi Generasi Berbagi”, tutupnya.
Bupati Wajo yang hadir dalam perayaan itu, menyampaikan motivasi pendidikan berbasis kerja dan bersinergi. “Kita wajib memberikan ruang yang sebesar-besarnya untuk ikut serta mendukung sarjana mendidik yang sudah memiliki skil praktek dan kepada direktur MSI untuk terus memberi warna sekaligus menginspirasi dunia pendidikan untuk memajukan bangsa kita ini. “, ucap Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.
Drs. Agus Susilohadi M.Si., dalam kegiatan Inspirasi Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia menyampaikan bahwa pendidikan karakter perlu ditanamkan kepada masyarakat dan siswa dalam mengawal pendidikan, kepada kalian sang pengabdi jagalah semangat marwah SM-3T sebab ditangan kalian wajah pendidikan Indonesia akan bersinar cemerlang menuju generasi Emas Indonesia.
Peringatan Harlah yang berlangsung selama tiga hari ini (26-28 Juni) diisi dengan berbagai Kegiatan mulai dari Kelas Tari, kelas Inspirasi dan Lomba Karoke serta Turnamen Domino Putra/Putri antar Warga.
Rabu, 26 Juni 2019
Tim MeAN yang terbagi dalam beberapa kelompok mengunjungi tiga jenjang sekolah, yaitu SMAN 6 Wajo, SMPN 1 Pitumpinua, dan SDN 353 Bulete. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan beberapa bimbingan edukasi di dalam pendidikan moral, seni, literasi, dan hasta karya selama dua hari 27-28 Juni 2019.
Wahyu Ayuningsi Tangahu, S. Pd., Gr., memberikan bimbingan Tari Panen kepada delapan peserta didik di SDN 535 Bulete. Sedangkan peserta didik Di SMP 1 Pitumpinua diberikan bimbingan Tarian Nusantara oleh Nurqalbi, S.Pd., Gr. Pelatihan satu grup Pentas Drama juga diberikan oleh Maskur, S.Pd., Gr. Sementara Ardianto, S.Pd., Gr. melatih Tarian Toraja di SMAN 1 Wajo. Musikalisasi puisi tiga generasi, yaitu dari SD, SMP, dan SMA dilatih oleh Sri Rahayu Rahman, S.Pd., Gr. dan Rahmatang, S.Pd.,Gr.
Kamis, 27 Juni 2019
Tim MeAN kembali ke sekolah. Selain melanjutkan latihan seni di hari sebelumnya, juga ada beberapa pelatihan baru di kelas lain. Di SDN 535 Bulete dilakukan pelatihan hasta karya berupa pembuatan keset kaki dari wol oleh Sakriana Nurdin, S.Pd., Gr. Sedangkan di SMPN 1 Pitumpinua pembuatan tempat pensil dari botol bekas dibimbing oleh Syamsia Nangga, S.Pd., Gr.
Terdapat pula Kelas Inspirasi berupa pemberian motivasi di SD dan SMP oleh Ayyub, S. Pd., Gr. dan Abdul Mahyuddin Djou, S. Pd., Gr.
Sore harinya, Tim MeAN juga mengadakan kegiatan untuk masyarakat sekitar, berupa Lomba Karaoke yang berjumlah 30 orang bersaing memperebutkan juara, kegiatan berakhir pada pukul 17.45 Wita.
Pukul 20.00 Wita masih dengan menyasar masyarakat sekitar, lomba Domino juga digelar. Hal menarik adalah lomba Domino ini juga diperuntukkan untuk kelas putri. Kedua kegiatan kemasyarakatan ini untuk mempererat hubungan alumni dan masyarakat sekitar.
Jumat, 28 Juni 2019
Semua anggota Tim MeAN kembali hadir di sekolah melaksanakan segala bimbingannya. Kelas literasi memberikan pelatihan membuat pantun dan pohon literasi. Kelas Hasta Karya di SD dan SMP memberikan pelatihan pembuatan boneka dari kantongan dan pembuatan bunga dari pelastik sedotan. Begitu pun kelas inspirasi memberikan materi baru. Pelatihan Seni mempermantap latihannya untuk tampil pada malam penutupan Perayaan Hari Lahir Masyarakat SM-3T Institute.
Alumni SM-3T menutup acara perayaan Hari Lahir Masyarakat SM-3T Institute yang keempat dengan sangat meriah pada Jumat malam, 28 Juni 2019. Kegiatan dimulai pukul 20.05 Wita. Mulai dari pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-quran, Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SM-3T, penampilan Tari Panen oleh peserta didik SDN 353 Pitumpanua, yang dilatih hanya dengan kurun waktu dua hari selama kegiatan MeAN dilaksanakan.
Selanjutnya pemutaran video sekilas rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan pada Perayaan Hari Lahir Masyarakat SM-3T Insititute.
Alumni SM-3T melalui Masyarakat SM-3T Institute juga memberikan bantuan dalam program SM-3T Peduli berupa alat sholat dan Al-quran kepada Masjid yang berdekatan dengan lokasi kegiatan Hari Lahir Masyarakat SM-3T Institute.
Tak ingin ketinggalan alumni SM-3T dari beberapa generasi memberikan persembahan musikalisasi puisi, berjudul “Gugur Dalam Medan” ciptaan Maskur, S.Pd., Gr., alumni SM-3T angkatan IV yang dedikasikan kepada seluruh pejuang pendidikan yang telah gugur dalam perjuangannya memajukan pendidikan.
Malam itu juga, diumumkan pemenang berbagai lomba baik; lomba Penulisan Artikel “Pembelajaran Kreatif Berbasis Pemanfaatan Potensi Setempat”, Lomba Foto dan Video “Aksi Heroik Pengabdian Daerah 3T”. Setelah mengumumkan lomba untuk lomba bagi alumni SM-3T akhirnya panitia mengumumkan pemenang lomba karaoke dan domino baik putra dan putri.
Diakhir dari segala rangkaian kegiatan ini “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua golongan, yang telah membantu terselenggaranya kegiatan Perayaan Hari Lahir Masyarakat SM-3T Institute di Kabupaten Wajo ini dapat berjalan dengan baik” ungkap Direktur Masyarakat SM-3T Institute, disela-sela penyerahan cinderamata kepada tiga sekolah mitra yang telah bekerja sama sebagai penerima manfaat kegiatan ini.
Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala kecamatan Pitumpanua, sekaligus menutup kegiatan Perayaan Hari Lahir Masyarakat SM-3T Institute yang ke-4.
“Terima kasih kepada SM-3T telah hadir dan mengedukasi masyarakat kami di pitumpanua ini, Inshaa Allah, jika tidak ada aral melintang, kami akan mengundang kehadirannya pada Agustus nanti” harap beliau.
Serta limpah terima kasih kami haturkan kepada seluruh elemen dan para donator yang telah memberikan sumbangsih atas lancarnya Perayaan Hari Lahir Masyarakat SM-3T Institute.
Tetaplah menjaga muruah Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia.
Reportase: Tim reportase MSI
Editor: Tim editor MSI
























