Menyemai Cinta di Papua
Nyanyian binatang senja kalah oleh bait-bait tawa. Keheningan hanyalah rupa yang terkadang hadir saat hati lara. Keriuhan terbangun membersamai tawa. Biru langit dan dan keindahan awan seakan jadi penyempurna. Namun mengapa selalu ada air mata? Cinta dan tawa tumbuh bersemi di spasi waktu yang tak lama? Mengapa perpisahan seakan menjadi belati yang menikam rasa? Anak-anak…






