Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Bintan inisiasi Program Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) di Pulau Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) merupakan salah satu program kerja Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Bintan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2019 di Pulau Mapur, tepatnya di SD Negeri 004 Bintan Pesisir, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Di sekolah ini terdapat 129 siswa yang terdiri atas enam Rombel. Sekolah ini berjarak kurang lebih 41 km dari ibukota kecamatan dan 63 km dari ibukota kabupaten dengan menyeberangi lautan lepas.
Pemberangkatan tim MeAN ke SD Negeri 004 Bintan Pesisir dimulai pukul 07.00 WIB (20/03/2019). Selain Guru Garis Depan Kabupaten Bintan (Dikdas), Guru Garis Depan Provinsi Kepulauan Riau (Dikmen) dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan pun turut berpartisipasi dalam kegiatan MeAN kali ini. Perjalanan ditempuh dengan menggunakan pompong (sebutan perahu dalam bahasa Melayu) dari Pelabuhan Sungai Enam. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih dua jam mengingat gelombang laut yang cukup tinggi. Alhamdulillah, sekitar pukul 09.15 WIB kami pun tiba di Pelabuhan Pulau Mapur dan kemudian bergegas menuju SD Negeri 004 Bintan Pesisir.
Sesampainya di sekolah, tim disambut oleh kepala sekolah, guru-guru, peserta didik, dan tentunya rekan seperjuangan Guru Garis Depan yang bertugas di SD Negeri 004 Bintan Pesisir. Mereka menyambut dengan hangat sehingga mampu mengobati rasa lelah setelah mengarungi lautan lepas.
Sekitar pukul 09.30 WIB acara MeAN pun dimulai. Adapun tema MeAN yang diangkat adalah “Membangun Karakter Hidup Bersih dan Sehat”. Acara dibuka oleh ketua pelaksana MeAN, Yovi Ardian, S. Pd., Gr., yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SD Negeri 004 Bintan Pesisir, Bapak Arafah, M. Pd.I. Dalam sambutan tersebut, beliau mengatakan bahwa kegiatan MeAN ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan patut diapresiasi. Beliau berharap semoga acara MeAN dapat menjadi agenda tahunan Guru Garis Depan Kabupaten Bintan mengingat besarnya manfaat yang dirasakan.
Usai acara pembukaan, rangkaian kegiatan MeAN pun dimulai. Acara pertama diisi oleh Bapak B. Kristyanto, SKM, Kasi Pengurangan Sampah Bidang PSLB3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan. Beliau menjelaskan tentang jenis-jenis sampah dan cara mengolah sampah dengan prinsip 3R, yaitu mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur ulang sampah (recycle). Acara kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan tempat sampah secara simbolis dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan kepada Kepala SD Negeri 004 Bintan Pesisir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan dinamika kelompok. Peserta didik dibagi menjadi delapan kelompok. Setiap kelompok harus berkunjung ke empat pos yang ada secara bergantian. Adapun keempat pos tersebut yaitu:
Pos 1 Cap dan Cuci Tangan
Di pos ini setiap siswa membuat jejak telapak tangan dengan menggunakan cat air dalam sehelai kain. Tak hanya itu, mereka juga harus menuliskan nama serta cita-cita mereka saat besar nanti.
Setelah membuat jejak telapak tangan, peserta didik kemudian mencuci tangan dengan sabun dengan menggunakan enam langkah cuci tangan yang baik dan benar.
Pos 2 Kesehatan Jasmani dan Gosok Gigi
Di pos ini setiap siswa mempraktikkan cara menggosok gigi yang baik dan benar yang dibantu oleh petugas kesehatan dari Puskesmas. Setelah selesai, peserta didik kemudian diajak menyanyikan lagu gosok gigi agar lebih bersemangat dalam menggosok gigi. Selain itu, peserta didik juga diingatkan untuk menjaga kesehatan jasmani dengan cara mengonsumsi makanan yang bergizi dan berolahraga yang teratur.
Pos 3 Permainan Tradisional
Di pos ini setiap peserta didik diajak bermain permainan tradisional estafet kelereng yang mana pada permainan ini setiap siswa menyambung kertas sambil menggiring kelereng. Dalam permainan ini setiap kelompok dituntut untuk sabar dan kerja sama yang kuat. Usai bermain estafet kelereng, selanjutnya peserta didik bermain permainan tradisional lainnya, yaitu memasukan paku ke dalam botol secara berkelompok. Paku diikat dengan tali yang telah diikatkan di pinggang dan salah seorang temannya memberikan aba-aba kepada yang lain.
Pos 4 Memilah Sampah
Di pos ini setiap kelompok ditugaskan untuk mengumpulkan sampah yang ada di sekitar lingkungan sekolah selama satu menit. Setelah sampah terkumpul, setiap kelompok kemudian memilah sampah-sampah tersebut sesuai dengan jenis sampah, yaitu sampah organik atau anorganik. Sampah-sampah tersebut kemudian dimasukan ke dalam tempat sampah sesuai dengan jenisnya.
Sekitar pukul 15.00 WIB, seluruh kegiatan MeAN pun selesai. Acara ditutup dengan makan bersama dan foto bersama. Tim MeAN pun kemudian mempersiapkan diri untuk kembali pulang ke sekolah penempatan masing-masing mengingat saat ini kondisi gelombang laut cukup tinggi dan esok harus kembali mengajar. Harapan kami, semoga GGD Kabupaten Bintan tetap solid dan senantiasa menjadi teladan dalam mendidik anak bangsa. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi inspirasi.
Reportase : Tim reportase GGD Kabupaten Bintan
Editor: Tim editor MSI















