Testimoni Luther Longgi Dendu

“Kehadiran SM-3T di Satap Matawai Kurang sangat membantu untuk proses belajar mengajar karena kami sangat kekurangan guru. Teman-teman SM-3T membantu mengajar meski bukan bidangnya, mereka mengajar dua mata pelajaran selain mata pelajaran bidang mereka. Harapan saya untuk SM-3T agar terus berlanjut untuk membantu khususnya mata pelajaran yang sangat kekurangan di sini seperti matematika dan bahasa…

Testimoni Daud Umbu Dondu

“Kami sangat terbantu dengan hadirnya guru SM-3T di kampung kami Dusun Matawai Kurang. Mereka membantu pihak sekolah dan kami perangkat desa dalam hal adminstrasi. Untuk masyarakat mereka sangat mudah bersosialisasi hingga terlibat di acara-acara yang diselenggarakan warga. Mereka tidak meminta perlakuan khusus, mereka gampang beradaptasi dengan kondisi di daerah ini yang terbatas”. Dokumentasi testimoni ini…

Testimoni Vera Novita Liawa

“Selama guru SM-3T mengajar, pengetahuan kami menjadi luas. Sebelum mereka datang saya tidak pernah memegang laptop, selama mereka mengajar kami diajar memakai laptop. Sekarang saya sudah bisa membuka dan mengcopydengan laptop. Terima kasih kepada bapak presiden dan bapak menteri yang sudah mendatangkan guru SM-3T di SMPN 3 Kondamara. Saya berharap guru SM3T didatangkan lagi di…

Testimoni Lidia Rambu Ranu

“Kehadiran SM-3T kemarin sangat membantu aktivitas belajar mengajar kami di SMPN 3 Kondamara. SM-3T mengisi kekosongan tenaga guru untuk beberapa mata pelajaran seperti matematika, kesenian, biologi yang kami tidak ada guru. Selain mengajar mereka membantu kami dalam administrasi sekolah, kemarin sewaktu mereka ada di sini pas bertepatan dengan akreditasi sekolah, mereka membantu kami dalam mempersiapkan…

Penyaluran SM-3T Peduli Bengkayang, Kalimantan Barat

Kamis, 10 Oktober 2016. Lantang suara dari Bapak Pengawas Sekolah Taman Kanak-Kanak Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang yang dalam awal sambutannya mengucapkan ”Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata” yang kemudian dibalas dengan gemuruh yang hadir, ”Arus… Arus… Arus” Kalimat penuh makna Masyarakat Dayak ini berarti