Memperingati Hari Kartini 2018, peserta PPG SM3T VI Universitas Negeri Gorontalo, Sabtu (21/4) menggelar pentas sederhana dengan menampilkan berbagai talenta yang dimiliki oleh setiap peserta. Pentas yang dihadiri oleh Pamong Asrama, peserta PPG bersubsidi dan mahasiswa regular UNG berlangsung selama 3,5 jam, mulai pukul 20.00-23.30 WITA. Tampil secara berkelompok menjadi tantangan tersendiri mengingat rancangan kegiatan baru disepakati selang beberapa jam sebelum pentas diadakan. Waktu persiapan yang singkat ternyata tidak membatasi kreativitas dari setiap peserta untuk menampilkan pertunjukan terbaik. Para peserta tampil dengan kostum ala Kartini dengan jarik khas Jawa, bahkan banyak di antara mereka yang memanfaatkan sarung sebagai pelengkap kostum. selain peserta PPG perempuan, laki-laki pun ikut serta meramaikan acara dengan kostum yang tak kalah menariknya.
Berbagai pertunjukan ditampilkan seperti puisi, paduan suara dan fashion show. Suasana pentas menjadi semakin riuh ketika delapan orang gadis berparas ayu secara bergantian melenggak-lenggok dengan anggunnya melakukan fashion show diiringi musik dan deskripsi singkat tentang diri masing-masing peserta. Menariknya, salah satu peserta fashion show merupakan The Best Boxer Indonesia 2011. Gadis berdarah batak ini sontak mengundang gelak tawa penonton karna tidak menyangka seorang petinju dengan perangai yang keras mampu melenggok anggun dengan riasan wajah yang membuat pangling sebagian peserta. Selain itu puisi pengharapan akan Kartini-Kartini masa depan juga turut menarik simpati penonton. “Kartini masa kini bukan hanya sekadar mawar penghias taman tetapi juga sebagai melati pagar bangsa”, merupakan salah satu sajak sarat makna dalam puisi yang dibawakan oleh salah satu peserta.
Peringatan Hari Kartini melalui pentas sederhana ini diharapkan dapat mengasah kreativitas peserta sebagai Kartini-Kartini masa depan, yang bukan hanya sekadar mampu memperingati Hari Kartini melainkan mampu meneruskan perjuangan Kartini atas kaum perempuan. Karena itu, memperbaiki kualitas diri dengan terus belajar menjadi pendidik profesional merupakan salah satu jalan yang mereka tempuh untuk terus melanjutkan perjuangan berat R.A Kartini dimasa lalu.
Penulis: Tim Publikasi PPG SM-3T UNG
Editor : Tim editor MSI







