KEPULAUAN ANAMBAS, KEPULAUAN RIAU — Yayasan Masyarakat SM-3T Institute (MSI) melaksanakan program Edukasi Literasi Guru (ELG) dan SM-3T Peduli di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, pada 6–7 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di SD Negeri 005 Candi, Kecamatan Palmatak, tersebut menyasar guru dan siswa sebagai bagian dari upaya MSI mendukung peningkatan kompetensi pendidik serta kebutuhan pendidikan siswa di wilayah kepulauan.
Pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan bagian dari rangkaian program MSI tahun 2026 yang menyasar 22 titik lokasi di berbagai daerah. Anambas menjadi wilayah ke-15 dari 22 wilayah sasaran MSI sepanjang 2026. Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan penguatan kapasitas guru dan dukungan pendidikan bagi siswa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Edukasi Literasi Guru pada Kamis (6/8/2026). Sebanyak 60 guru dari jenjang KB, TK, SD, dan SMP mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta berasal dari KB Darul Aulad, TKN 4 Palmatak, SDN 003 Piabung, SDN 004 Langir, SDN 005 Candi, SDN 005 Lidi, SDN 006 Tebang, SDN 006 Air Sena, SDN 007 Muntai, SDN 007 Etang, dan SMPN 1 Palmatak.
Pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan selawat bersama. Setelah itu, Ketua Panitia, Juniar Sinaga, S.Pd., M.Pd., Gr., menyampaikan laporan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa ELG dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi, kecakapan digital, dan budaya literasi pendidik agar guru mampu mengikuti perkembangan pembelajaran dan kebutuhan siswa. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi dukungan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas, Koordinator Wilayah Kecamatan Palmatak, SDN 005 Candi sebagai sekolah mitra, panitia, serta seluruh peserta.
Kepala SDN 005 Candi, Sumiati, S.Ag., M.Pd., selaku tuan rumah, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Ia mengatakan SDN 005 Candi terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, khususnya dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas yang berhalangan hadir diwakili oleh Nur Alam, S.Kel., selaku Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga. Ia menyampaikan apresiasi kepada MSI dan para alumni SM-3T yang tetap memberikan kontribusi di bidang pendidikan setelah menyelesaikan masa pengabdian. Menurutnya, kegiatan ELG juga sejalan dengan upaya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam meningkatkan kemampuan numerasi di Kepulauan Anambas. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak guru.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kemitraan, MSI menyerahkan piagam penghargaan kepada SDN 005 Candi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas, serta Koordinator Wilayah Kecamatan Palmatak. Sesi pembukaan kemudian diakhiri dengan foto bersama.
Memasuki sesi utama, peserta mengikuti tiga materi yang berkaitan dengan kebutuhan pembelajaran, yakni Pemahaman Konsep Dasar Literasi, Pembelajaran Mendalam, dan Pemanfaatan Media dengan Menggunakan Papan Interaktif Digital (PID).
Materi pertama disampaikan oleh Riza Hanizah, S.Pd., M.Pd., alumni SM-3T Angkatan III. Ia mengajak peserta memahami perubahan konsep literasi dari perspektif lama menuju pemahaman literasi pada abad ke-21. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pentingnya literasi, Gerakan Literasi Nasional (GLN), serta enam literasi dasar. Pembahasan diarahkan pada pentingnya penguasaan literasi bagi guru dalam mendukung proses pembelajaran.
Materi berlangsung secara interaktif. Peserta diajak merefleksikan kebiasaan membaca dengan menjawab pertanyaan mengenai buku yang telah mereka baca selama satu bulan terakhir. Mereka juga diminta menceritakan hal menarik yang diperoleh dari bacaan tersebut.
Sesi berikutnya membahas Pembelajaran Mendalam yang disampaikan oleh Sumiati, S.Ag., M.Pd. Dalam materi ini, peserta diajak memahami pentingnya pola pikir bertumbuh dalam menjalankan peran sebagai pendidik. Guru didorong untuk terus memperbarui pengetahuan dan mengembangkan kompetensi agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan pembelajaran. Penyampaian materi diselingi ice breaking untuk menjaga konsentrasi dan keterlibatan peserta.
Materi terakhir mengenai Pemanfaatan Media dengan Menggunakan Papan Interaktif Digital disampaikan oleh Ermelinda Tue, S.Si., salah satu Guru Garis Depan tahun 2017. Sebelum materi dimulai, peserta mengikuti kegiatan peregangan melalui ice breaking dengan mengikuti gerakan dari video yang ditampilkan. Selanjutnya, peserta memperoleh sejumlah contoh praktik baik pemanfaatan PID yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
Sebelum kegiatan berakhir, peserta mengikuti post-test untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan selama ELG. Hasil tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh sesi pembelajaran. Seluruh rangkaian ELG kemudian ditutup dengan pemberian doorprize kepada peserta yang aktif dan komunikatif selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan ELG mendapat apresiasi dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas, Koordinator Wilayah Kecamatan Palmatak, sekolah mitra, hingga peserta kegiatan. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga kegiatan berakhir. Koordinator Wilayah Kecamatan Palmatak, Agustian, S.Pd.SD., menyampaikan terima kasih kepada MSI atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Masyarakat SM-3T Institute yang telah memberikan dan melaksanakan kegiatan Edukasi Literasi untuk Guru. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru kami, yang beberapa tahun ini kegiatan-kegiatan guru hanya bersifat Zoom meeting yang saya rasa kurang efektif.”
Menurutnya, kegiatan tatap muka memberikan kesempatan kepada guru untuk berinteraksi dan memperoleh pengalaman belajar secara langsung. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi guru-guru di Kecamatan Palmatak untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Apresiasi juga disampaikan peserta ELG, Nur Azizah, S.Pd., Gr. Ia menilai materi yang diberikan membantu guru memahami pentingnya literasi dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
“Materinya sangat mendalam dan sangat membantu memberikan pemahaman tentang pentingnya literasi bagi guru dan meningkatkan kualitas belajar, keteladanan siswa, serta adaptasi teknologi zaman sekarang.”
Peserta lainnya, Norma Yunita, S.Pd., Gr., mengatakan kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan dan mendorong guru untuk lebih kreatif dalam melaksanakan kegiatan literasi di sekolah. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak guru dan menjangkau pendidik di kecamatan maupun pulau-pulau lainnya di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Sehari setelah pelaksanaan ELG, MSI melanjutkan rangkaian pengabdian melalui program SM-3T Peduli pada Jumat (7/8/2026). Program ini menyasar siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Palmatak. Sebanyak 50 siswa dari SDN 001 Ladan, SDN 005 Candi, SDN 003 Piabung, SDN 004 Langir, SDN 005 Lidi, SDN 006 Tebang, SDN 007 Etang, SDN 007 Muntai, dan SMPN 2 Piabung menjadi penerima manfaat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti siswa, guru pendamping, dan panitia di lapangan bola Desa Candi, Kecamatan Palmatak. Setelah itu, para peserta memasuki ruangan untuk menikmati makanan ringan dan minuman. Sebelum pelaksanaan, peserta telah diarahkan membawa tempat minum dari rumah masing-masing. Penggunaan wadah minum tersebut menjadi bagian dari edukasi lingkungan sekaligus upaya mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Setelah peserta selesai menikmati makanan ringan, rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, Juniar Sinaga, S.Pd., M.Pd., Gr. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa SM-3T Peduli merupakan salah satu program prioritas MSI yang ditujukan untuk memberikan dukungan langsung kepada siswa di wilayah sasaran. Kepala SDN 005 Candi turut menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap perlengkapan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan belajar siswa.
Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan MSI melalui selayang pandang organisasi dan dokumentasi sejumlah pelaksanaan SM-3T Peduli di berbagai daerah. Pengenalan tersebut memberikan gambaran kepada siswa mengenai berbagai kegiatan yang telah dilakukan MSI dalam mendukung pendidikan di sejumlah wilayah.
Setelah sesi pembukaan, bantuan secara simbolis diserahkan kepada Kepala SDN 005 Candi. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan kegiatan numerasi melalui cerdas cermat. Para siswa mengikuti cerdas cermat dengan menjawab sejumlah pertanyaan. Selain menjadi kegiatan yang menyenangkan, sesi tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk melatih kemampuan numerasi melalui aktivitas yang interaktif. Usai cerdas cermat, bantuan berupa tas, buku, dan alat tulis dibagikan kepada seluruh siswa penerima manfaat.
Salah satu penerima bantuan, Samidah, menyampaikan rasa terima kasih kepada MSI.
“Saya Samidah mengucapkan terima kasih kepada MSI. Harapan saya semoga bisa menggunakan tas ini untuk keperluan sekolah.”
Ucapan serupa disampaikan Adrian, siswa kelas V.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada MSI yang telah memberikan saya tas, pena dan buku. Saya akan semangat lagi belajarnya.”
Rangkaian SM-3T Peduli kemudian ditutup dengan foto bersama. Para peserta dan pihak sekolah juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan MSI.
Pelaksanaan ELG dan SM-3T Peduli di Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi bagian dari rangkaian program pengabdian MSI sepanjang 2026. ELG menyasar guru melalui penguatan wawasan dan keterampilan, sementara SM-3T Peduli memberikan dukungan langsung kepada siswa melalui perlengkapan sekolah dan aktivitas numerasi. Harapannya, program serupa dapat kembali dilaksanakan dengan jangkauan yang lebih luas, termasuk menjangkau guru dan siswa di wilayah lain di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Koresponden:
Tim Publikasi MSI











