Hari Ahad, 02 September 2018, rombongan Masyarakat SM-3T Institute, Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Biak Numfor, dan alumni SM-3T yang tergabung dalam kepanitiaan HUT ke-7 SM-3T tiba di Kampung Pasi, Distrik Aimando. Rombongan dipimpin langsung oleh direktur Masyarakat SM-3T Institute, Akhiruddin, S.Pd., M.Pd., Gr.
Kedatangan rombongan disambut meriah oleh warga setempat. Warga mengerahkan perahu-perahu kecil yang biasanya dipakai untuk balapan saat hari-hari besar dan beberapa jhonson (perahu) warga menyambut di tengah laut. Iring-iringan perahu nampak begitu ramai. Setelah mengitari selat Nyansorem, Direktur MSI dan rombongan kemudian disambut dengan tarian adat Wor, Injak Piring, dan diarak keliling kampung dan dihibur dengan nyanyian warga di bawah komando Bapak Kepala Kampung Pasi. Kepala Distrik Aimando, Roberth Rumaropen, S.E, juga turut serta dalam penyambutan.
Akhir penyambutan rombongan diarahkan ke Rumah Edukasi Distrik Aimando dan masih terus dihibur dengan nyanyian dan tarian warga. Beberapa rombongan juga terlihat ikut menari bergembira dengan penari.

Hari Pertama
Senin 03 september 2018, bertempat di halaman SD YPK Pasi sekitar pukul 10.00 pagi hari di gelar pembukaan secara resmi agenda Mengedukasi Anak Negeri (MeAN). Program ini adalah bagian dari rangkaian HUT ke-7 SM-3T. Program yang diselenggarakan bersama Masyarakat SM-3T Institute (MSI), GGD dan alumni SM-3T yang direncanakan mulai dari tanggal 1-6 september 2018 di Kabupaten Biak Numfor tepatnya di pulau Aimando setelah sebelumnya digelar seminar pendidikan di SMA YPK 3 Urfu. Pada acara pembukaan, Kepala Distrik Aimando, Roberth Rumaropen, S.E menyampaikan bahwa beliau begitu merasa senang dengan adanya kegiatan HUT SM-3T yang dipusatkan di Distrik Aimando. Beliau berharap GGD dapat ditambahkan di wilayah Distrik Aimando bahkan beliau meminta agar 7 sekolah yang ada di wilayah Distrik Aimando masing-masing punya 2 orang GGD sebagai motor penggerak. Di samping itu beliau juga memohon agar kegiatan Explore Aimando dapat dimaksimalkan dengan baik. Hal ini menurut beliau penting untuk semakin membawa nama Distrik Aimando ke dunia luar. Harapan ini sejalan dengan ditetapkannya Aimando-Padaido sebagai daerah destinasi wisata. Bukan hanya itu, beliau berharap agar pariwisata di Distrik Aimando lebih dikenal oleh khalayak umum dan kondisi pendidikan yang memprihatinkan di pulau ini dapat ditingkatkan.
Sambutan selanjutnya dibawakan oleh Akhiruddin, S.Pd., M.Pd., Gr., direktur Masyarakat SM-3T Institute. Beliau menyampaikan bahwa yang menjadi harapan Bapak kepala Distrik pada intinya akan kita bawa sebagai aspirasi tentang permintaan GGD. MeAN ke-30 kali ini dititikberatkan pada literasi, kompetensi dan karakter. Bapak direktur juga menyampaikan bahwa dari Biak terkhusus di Distrik Aimando kita teriakkan bahwa tak ada lagi ketidakadilan atas pendidikan. Pendidikan itu penting untuk menatap masa depan.

Selanjutnya sambutan bapak kepala SD YPK Pasi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada alumni SM-3T yaitu Ayyub, S.Pd., Gr yang masih terus bertahan di SD YPK Pasi. Beliau menganggap bahwa alumni SM-3T adalah figur yang mampu menjadi guru yang baik sebab memiliki keunggulan dan kelebihan. Di akhir sambutannya tak lupa beliau membuka agenda MeAN.
Setelah acara pembukaan kegiatan Mengedukasi Anak Negeri (MeAN), peserta didik langsung diarahkan untuk berkumpul membagi kelompok pada tiap kelas yang akan diikuti oleh peserta didik. Terdiri dari kelas Pembelajaran Aktif, Kreatif, Inovatif, dan Menyenangkan (PAIKEM), Program Olah Kreatif, Kelas Kerohanian, dan Pelatihan Tari.
Pukul 10.30 WITA kelas PAIKEM dimulai oleh Erni Manguluang, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor selaku penanggung jawab kelas English Fun diawali dengan belajar menyebutkan kosakata dasar seperti angka/bilangan. Peserta didik sangat antusias mengikuti kegiatan ini, sebab materi yang diajarkan sangat menarik. Di luar ruang kelas SD YPK Pasi, juga dilaksanakan kelas Rohani oleh Anfike Mentu, S. Pd., Gr., alumni SM-3T yang mengajarkan kepada peserta didik pentingnya pendidikan kerohanian bagi tumbuh kembang anak, diajarkan pula pembinaan spiritual peserta didik melalui kegiatan lagu dan gerak nyanyian rohani sekaligus melatih daya ingat dengan diajarkan secara lisan. Di kelas yang berbeda dilaksanakan pelatihan tari, oleh Hijrah, S.Pd., Gr., dan Kasmawati, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor sebagai penanggung jawab kelas tari, mereka mengenalkan khasanah keragaman budaya Indonesia melalui tari Empat Etnis dan tari Padduppa yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Pukul 13.30 WITA setelah peserta didik istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan kelas Cipta Baca Puisi oleh Ayu Puspita, S. Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor sebagai penanggung jawab kegiatan. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan sangat baik. Kegiatan diawali dengan pengenalan singkat tentang puisi kepada peserta didik.
Bersamaan dengan kelas Cipta Baca Puisi, di ruangan yang berbeda dilaksanakan Program Olah Kekaryaan Hasta Karya oleh Kasmawati, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor. Peserta didik dilatih membuat kerajinan tangan bernilai jual tinggi berbahan dasar bahan lokal khas kepulauan. Kelas ini diikuti dengan sangat antusias oleh peserta didik.
Pukul 16.00 WITA kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan LKBB untuk melatih kedisiplinan peserta didik dalam baris berbaris oleh Beni Irawan Misah, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor sebagai penanggung jawab kegiatan. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 17.30 WITA, setelah kegiatan berakhir peserta didik diistiriharatkan di rumah masing-masing untuk mempersiapkan kegiatan selanjutnya setelah magrib.
Hari Kedua
Pukul 07.00 WITA kegiatan Mengedukasi Anak Negeri Hari kedua kembali dilaksanakan. Senam bersama sebagai pembuka kegiatan setelah sebelumnya melaksanakan persiapan dari bangun tidur, salat, dan mempersiapkan kegiatan pertama. Senam ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik lebih bugar dan sehat dalam menjalani hari-harinya terlebih untuk menyehatkan peserta didik. Meskipun diguyur hujan, namun tidak menghalangi antusiasme peserta didik dan Erni Manguluang, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor sebagai instruktur sekaligus penanggung jawab kegiatan senam. Hal menarik muncul ketika masyarakat ikut serta dalam kegiatan senam tersebut. Mereka pun dengan semangat mengikuti senam yang dilakukan.

Setelah melaksanakan senam pagi, kegiatan dilanjutkan dengan kelas PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, dan Menyenangkan) English Fun oleh Erni Manguluang, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor, sebagai lanjutan dari hari pertama. Di hari kedua ini kegiatan yang dilaksanakan adalah menulis ejaan/huruf. Setelah itu peserta didik diperdengarkan cara melafalkan ejaan yang telah mereka tulis sebelumnya. Peserta didik kemudian diminta melafalkan kembali ejaan yang telah diperdengarkan tersebut. Peserta didik sangat antusias mengikuti kelas. Sesekali kegiatan tersebut diselingi dengan game edukasi untuk membuat peserta didik merasa nyaman dan mudah untuk mempelajari materi yang dibawakan.
Di waktu yang sama namun tempat yang berbeda, dilaksanakan kelas Cipta Baca Puisi oleh Ayu Puspita, S. Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor, selaku penanggung jawab kelas cipta baca puisi. Kegiatan yang dilaksanakan adalah lanjutan kelas cipta puisi pada hari pertama sebagai persiapan untuk menampilkan karya puisi pada malam puncak kegiatan MeAN kali ini. Dalam meningkatkan keimanan peserta didik, Anfike Mentu, S. Pd., Gr., alumni SM-3T melaksanakan kegiatan kerohanian di hari kedua ini dengan memilih 7 orang peserta didik untuk menampilkan lagu rohani pada malam puncak HUT ke-7 SM-3T.
Pukul 10.00 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan kelas Sarasehan Literasi Sekolah yang dilaksanakan oleh Erni Manguluang, S. Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak-Numfor, dan Anfike Mentu, S. Pd., Gr., alumni SM-3T sebagai penanggung jawab kegiatan. Dalam kegiatan ini para peserta sarasehan diperkenalkan apa itu mading dan bagaimana mengisinya, serta diberikan motivasi melalui cerita inspiratif tentang gerakan literasi. Sarasehan Literasi Sekolah terlaksana hingga pukul 12.00 WITA sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk beristirahat setelahnya.

Pukul 13.30 WITA kegiatan kembali dilanjutkan dengan kelas hasta karya oleh Kasmawati, S. Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor. Di hari kedua kelas kekaryaan ini lebih memfokuskan pada pembuatan gantungan kunci dan bingkai foto berbahan dasar kerang yang memiliki nilai khas kepulauan. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan kekaryaan ini, terbukti ketika peserta didik diarahkan untuk mengumpulkan bahan mereka tak menghiraukan turunnya hujan.
Pada waktu yang bersamaan di Balai Desa Pasi diadakan kelas memasak yang sasaran kegiatan ini adalah masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan masakan nusantara terkhusus untuk membuat bakso berbahan dasar ikan, mengingat Distrik Aimando adalah gugusan pulau yang memiliki stok ikan yang sangat melimpah. Peserta kelas memasak diikuti dengan sangat antusias. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan oleh para peserta tentang resep yang dipaparkan oleh Onie Kartikasari, S. Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor sebagai penanggung jawab kegiatan. Dari awal hingga akhir kegiatan diwarnai canda tawa peserta sebab pemateri mendemonstarikan cara membuat bakso dengan cara yang bersahabat, hangat, dan diselingi dengan candaan yang mengena dengan cara pembuatan bakso tersebut.

Setelah kegiatan hasta karya dan kelas memasak, berlanjut kelas Baris Berbaris oleh Beni Irawan Misah, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor. “Tujuan dari kegiatan ini untuk melatih keterampilan peserta didik dalam baris-berbaris,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan menuliskan Gagasan dan Aspirasi alumni SM-3T untuk pendidikan daerah 3T. Setelah kegiatan ini peserta didik diarahakan untuk beristirahat di rumah masing-masing dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan kegiatan pada malam harinya.
Tepat pukul 19.00 WITA, kelas calistung dilaksanakan, peserta didik sangat antusias mengikuti kelas ini. Mereka telah hadir satu jam sebelum dilaksanakan oleh Indri Puji Lestari, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor sebagai penanggung jawab kegiatan, peserta didik diberikan game edukatif kartu berpasangan agar mereka lebih cepat memahami dan merasakan kelas yang menyenangkan. Kegiatan ini berakhir pukul 20.35 WITA.
Setelah kegiatan ini selesai, peserta didik diajak untuk menyaksikan film edukasi “Garuda 19” di pelataran kantor Distrik Aimando. Kegiatan ini pun mengundang animo besar penduduk untuk ikut menyaksikan pemutaran film tersebut. Mereka ikut memadati pelataran kantor Distrik bersama peserta didik. Melalui film ini peserta didik diajak untuk meneladani semangat dan kerja keras peserta didik di daerah terpencil yang berjuang meraih mimpinya. Bersamaan dengan kegiatan ini di SD YPK Pasi dilaksanakan juga Pelatihan IT untuk para pejabat desa untuk meningkatkan kompetensi para pejabat desa.

Kegiatan di hari kedua diakhiri dengan Briefing bersama untuk mengevaluasi kegiatan yang telah terlaksana pada hari ini juga untuk mempersiapkan kegiatan untuk esok harinya.
Hari ketiga
Pukul 07.00 WITA kegiatan Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) hari ketiga kembali dimulai dengan pelaksanaan senam oleh Zulfikar Amelia Sumarsono, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor selain memberi materi senam peserta juga diberi senam aerobik. Peserta yang mengikuti senam sangat membludak, selain peserta didik, juga dihadiri oleh masyarakat kampung Pasi.
Pukul 08.30 WITA kegiatan selanjutnya yakni Matematika ceria, peserta didik diajarkan jarimatika oleh Romi Ronta, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor, selain itu, beberapa peserta didik memasuki kelas tari Empat Etnis dan tari Padduppa untuk melakukan pemantapan latihan guna ditampilkan dalam malam puncak penutupan Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) dan Gebyar HUT ke-7 SM-3T.

Pukul 09.00 WITA setelah kelas Matematika Ceria dilaksanakan, peserta didik beralih ke permainan edukasi oleh Agung Indra Permana, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor. Permainan edukasi bertujuan membentuk dan menumbuhkan sikap sportifitas, kerjasama, kekompakan, dan solidaritas peserta didik. Beberapa pos telah dibuat oleh panitia untuk mampu ditaklukkan oleh peserta didik diantaranya: Paku Gila dimana peserta didik diikatkan tali rapiah ke pinggang masing-masing dan membelakangi botol permainan ini bertujuan untuk melatih Artikulasi Genu, konsentrasi, dan percaya kepada teman; estafet karet yang dilakukan oleh peserta didik menggunakan engrang dari tempurung kelapa sambil menggigit sedotan yang telah diberi karet, kemudian peserta didik berjalan kearah teman menuju keteman terakhir, permainan ini bertujuan untuk melatih kordinasi gerak, kerja sama, dan kekompakan; Kaki Seribu, peserta didik duduk berbaris sambil mengaitkan kaki keteman didepannya, permainan ini bertujuan melatih Sendi Artikulasi Cubiti dan kerja sama. Saat bermain kereta bola peserta didik berdiri dan balon diletakkan pada punggung kemudian peserta didik berhimpitan dengan teman dan balon tidak boleh jatuh ke tanah, peserta didik berpegangan di kepala agar tak menyentuh balon permainan ini melatih kerja sama dan kekompakan tim. Setelah semua pos dilalui oleh peserta didik, mereka diistirihatkan untuk bersiap mengikuti kegiatan selanjutnya.

Setelah istirahat pada pukul 13.30 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan kelas pembuatan Majalah Dinding (Mading) oleh Dasrianty, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor. “Tujuan pengadaan Mading adalah untuk memberikan edukasi literasi dan menumbuhkembangkan kreatifitas peserta didik dalam membuat karya berupa puisi, cerpen, pantun, dan gambar sekaligus mewadahi peserta didik untuk menampilkan hasil karyanya” ungkap Dasrianty. Selama kegiatan pembuatan Mading berlangsung, peserta didik sangat bersemangat mengikuti kelas menulis cepen/pengalaman pribadi, menciptakan puisi, dan menggambar pemandangan untuk ditampilkan pada Mading.

Pada kelas yang berbeda juga dilaksanakan kegiatan membuat Pohon Inspirasi oleh Ummi Kalsum, S.Pd., Gr., GGD Kabupaten Biak Numfor sebagai penanggung jawab kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik dengan sangat antusias, mulai dari memilih ranting pohon, membuat kertas yang akan mereka gantung pada pohon yang berbahan dasar kertas origami digunting dengan berbagai bentuk agar menarik minat pembaca nantinya. Peserta didik kemudian menuliskan cita-cita mereka masing-masing. Kebanyakan cita-cita peserta didik ingin menjadi Guru dan Dokter, ini menjadi tugas para pendidik di tempat ini untuk memotivasi dan terus membantu mereka mencapai cita-citanya.

Pukul 15.30 WITA dilaksanakan Program SM-3T Peduli berupa pemberian bantuan Baju Batik kepada peserta didik sebanyak 80 lembar, kegiatan ini terlaksana atas kerja sama seluruh Masyarakat SM-3T Indonesia sehingga mampu memberikan donasi berupa pakaian batik bagi peserta didik di SD YPK Pasi. Donasi diberikan langsung oleh Ismail Hasanuddin, S.Pd., Gr., sebagai perwakilan Masyarakat SM-3T Indonesia kepada pihak sekolah SD YPK Pasi.
Setelah penyaluran donasi dalam program SM-3T Peduli usai, maka tim Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) bersama warga setempat bergotong royong untuk mempersiapkan panggung acara penutupan sekaligus kegiatan malam gebyar HUT ke-7 SM-3T.

Pukul 19.00 WITA, dibuka oleh tari padduppa, hasil dari pelatihan GGD Kabupaten Biak Numfor selama tiga hari yang akhirnya ditampilkan, kemudian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan MARS SM-3T.

Setelah itu tim Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) telah menyiapkan Video untuk mengenang salah satu peserta SM-3T yang telah bertugas di Kampung Pasi, Philipus, salah seorang yang telah mengabdikan dirinya selama setahun di SD YPK Pasi, beliau telah berpulang ke pangkuan Tuhan mendahului para sahabat dan saudara seperjuangannya semasa SM-3T. Kesedihan mendalam terpancar jelas dari raut wajah para undangan dan warga ketika melihat video tersebut, bahkan masyarakat tak mampu membendung air mata karenanya, sebagian lagi tertunduk mengenang kepergian beliau. Setelah pemutaran video ditutup dengan doa oleh Bapak Bervikaris Ronaldo Solisa.
Selanjutnya pelaksanaan program LUBUK HATI (Penyaluran Buku Bagi Harapan Daerah 3T Indonesia), penyaluran bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Yayasan Masyarakat SM-3T Institute, Akhiuddin, S.Pd., M.Pd., Gr., kepada pendiri Rumah Edukasi Distrik Aimando.

Sambutan ketua Panitia, dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Distrik, Kampung, hingga sekolah atas penerimaan yang sangat baik dan kerjasamanya selama kegiatan ini berlangsung. Permohonan maaf juga Beliau sampaikan mana kala dalam pelaksanaan kegiatan ini ada perbuatan dari tim MeAN yang tidak berkenan.
Setelah laporan dari ketua panitia, Sambutan oleh Kepala SD YPK Pasi Sertius Wakum, juga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas perkenan Masyarakat SM-3T Indonesia dan GGD Kabupaten Biak Numfor untuk yang telah memilih melaksanakan kegiatan ini di SD YPK Pasi.
Robert Rumaropen, SE., Selaku Kepala Distrik Aimando “sangat indah dan sangat bagus kegiatan yang telah dilakasanakan tiga hari ini, saya sangat senang dan terima kasih, apresiasi yang sangat tinggi dan bangga karena telah memilih Distrik Aimando sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) dari sekian banyak tempat di Indonesia”, ucap Beliau dalam sambutannya.

Sambutan terakhir oleh Direktur Masyarakat SM-3T Institute, Akhiruddin, S.Pd., M.Pd., Gr., menyampaikan rasa takzimnya atas keberterimaan masyarakat yang telah direncanakan akhirnya melalui kegiatan Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) dapat terlaksana di Kampung Pasi ini. Tetap menjaga muruah SM-3T pertahankan itu, karena yang bertahan keTuhan hanya keberkahan itu. Mengurus pendidikan itu jangka panjang. Mari bersama-sama kita gelorakan semangat dari Kampung Pasi, semangat sinergitas agar terus menggumpal menjadi tenaga untuk menjadi lebih baik. Juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat, peserta didik SD YPK Pasi mengawali panitia memohon maaf jika ada kegiatan yang tak berkenan.
Sekaligus pemotongan tumpeng dalam rangka HUT ke-7 SM-3T, sebelum memotong tumpeng beliau menilik perjalanan sejarah SM-3T, HUT kali ini yang pertama kali dilakukan langsung dari daerah 3T, pertama memohon doa dan dukungan kepada peserta SM-3T yang telah meningglkan kita lebih dulu, semoga diberi keikhlasan untuk keluarga, dari kalangan SM-3T menghaturkan terima kasih ke semua penyelenggara program, Kemenristekdikti, Kemendikbud, Drs. Agus Susilohadi, MSi., Prof. Supriadi Rustad, M. Si., Prof Dr. Hj. Lutfiyah Nurlaela M.Pd., Dr. Totok Bintoro, M. Pd., karena mereka SM-3T lahir. kami mampu belajar banyak tentang ketangguhan dan toleransi.

Direktur Belmawa Dikti, PPG, Dr. Paristiyanti Nurwardani, MP., mengucapkan terima kasih, juga kepada Pemda yang telah menerima SM-3T, kami akan selalu mendarma baktikan segala kemampuan untuk daerah 3T. untuk masyarakat 3T kawasan pinggiran tetap semangat, jangan berfikir minder justru karena kita ada dilokasi yang terpinggir maka kita harus terus bangkit. Fokus pada pendidikan. Untuk alumni tetap semangat. Dijaga kerukunanan ukhuwa, tetap selalu menjaga semangat dari SM-3T.
Potongan pertama diberikan kepada kepala Distrik Aimando, kemudian kepala Distrik menyuapi kepala Kampung Pasi, lalu ke Kepala sekolah, peserta didik SD, terakhir beliau juga menyuapi Direktur Masyarakat SM-3t Institute.

Setelah kegiatan Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) Biak Numfor ditutup secara resmi oleh Direktur Yayasan Masyarakat SM-3T Institute, maka kegiatan dilanjutkan dengan Gebyar HUT ke-7 SM-3T.
Gebyar HUT ini diisi dengan beberapa pementasan oleh penampil dari peserta didik SD YPK Pasi yang telah dilatih selama kegiatan Mengedukasi Anak Negeri (MeAN).
Gebyar HUT berlangsung dengan sangat meriah. Dimulai dari Mob (cerita lucu khas Papua) yang mengundang gelak tawa para undangan. Selanjutnya, persembahan gerak dan lagu oleh peserta didik SD YPK Pasi. Kemudian tampilan musikalisasi puisi oleh peserta didik SMP Negeri 1 Padaido, mampu menghipnotis para undangan, sebab mereka membacakan puisi bertajuk guruku, bahkan salah satu dari penampil meneteskan air matanya.

Kemudian penampilan berikutnya adalah tari khas Sulawesi Selatan tari kreasi Empat Etnis, dibawakan oleh peserta didik SMP Negeri 1 Padaido, penampilan mereka pun mengundang takjub dari para undangan dan masyarakat sebab hanya dalam waktu 3 hari, para peserta didik mampu membawakan tarian ini sangat baik. Selanjutnya, persembahan oleh Guru Garis Depan Kabupaten BiakNumfor yang membawakan lagu khas Papua Ainaino mereka mampu membawakan lagu ini dengan sangat baik. Penampilan pada acara Gebyar HUT ke-7 SM-3T ditutup dengan penampilan tari Yospan yang ditampilkan oleh peserta didik SMP Negeri 1 Padaido bersama Guru Garis Depan Kabupaten Biak Numfor.

Kegiatan hari ini ditutup dengan Briefing untuk mengevaluasi kegiatan yang telah selesai dan mempersiapkan segala sesuatunya pada esok harinya.
Hari Terakhir
Tahapan kegiatan terakhir dalam rentetan acara HUT ke-7 SM-3T adalah Explore Aimando. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pengenalan kepada khalayak umum tentang keindahan alam yang berada di Distrik Aimando. Explore Aimando dimulai dari Kampung Pasi menuju destinasi pertama, Pulau Samakur, yang berjarak kurang lebih 20 menit menggunakan perahu boat. Tak lama keluar dari bibir pantai Pulau Pasi, tim telah disuguhi hamparan laut bak permadani yang terhampar luas juga langit biru yang dihiasi awan menggantung indah menemani perjalanan tim.
Setelah melalui perjalanan kurang lebih 20 menit di atas laut Papua, kami tiba di pulau berbentuk perahu terbalik, sangat eksotik bak lukisan. Pulau ini menjadi tempat peristirahatan burung-burung setelah mencari makanan. Setelah puas menikmati pulau Samakur, tim menuju ke destinasi pulau selanjutnya yaitu Pulau Runi yang hanya berjarak 5 menit dari Pulau Samakur. Pulau tak berpenghuni yang memiliki hamparan pasir putih. Ada beberapa pulau yang saling berdekatan yang hanya berjarak 5 menit dari masing-masing pulau, Pulau Dawi, Miswarek, dan Wamsoi, adalah pulau yang juga tak berpenghuni dan memiliki keindahan yang sangat eksotik, memiliki hamparan pasir putih. Destinasi Explore Aimando terakhir adalah Pulau Rasi yang juga tak kalah indahnya. Pulau ini memiliki Home Stay untuk para wisatawan yang ingin berkunjung. Tim disuguhi pemandangan pasir putih dan gugusan pulau yang sangat indah. Di pulau Rasi tim akhirnya bersitirahat sambil menikmati hasil laut yang disuguhkan oleh Kepala Distrik dan Masyarakat Aimando.

Setelah kurang lebih 3 jam menikmati indahnya Pulau Rasi, tim kemudian kembali ke Pulau Pasi untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan kembali ke kota Biak.
Reportase: Tim reportase GGD Kabupaten Biak Numfor
Editor: Tim editor MSI







