Masyarakat SM-3T Institute (MSI) Basecare Pusat Koordinasi Makassar menggelar Peluncuran Presidium Literasi sekaligus Silaturahmi dan Temu Sapa di Warkop Bundu Aroepala, Makassar Sabtu (30/1/2018). Kegiatan ini berlangsung meriah sebab dihadiri oleh perwakilan alumni SM-3T dari angkatan I sampai angkatan V, pun angkatan VI yang sebentar lagi akan mengikuti program PPG.
Kegiatan ini dibuka oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Saudara Ahmad Kurniawan, S.Pd.Gr. Tak lupa pula menyanyikan lagu Indoesia Raya dan menggaungkan lagu Mars SM-3T sebagai awal penyulut semangat para alumni
“Kegiatan peluncuran presidium ini dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi MSI sebagai bentuk solidaritas dan pemenuhan kebutuhan hasrat kita sebagai makhluk sosial. Kalau Dilan mengatakan rindu itu berat, maka aku tak akan kuat tanpa silaturahmi ini” Ungkap Syamsul Adil, S.Pd.Gr., selaku ketua panitia.
Sambutan pertama oleh Ketua Basecare Pusat Koordinasi Makassar, Randika Dhani Saputra, S.Pd., Gr. Randika memperkenalkan Basecare MSI secara garis besar kepada para adik-adik SM-3T angkatan VI. Beliau memaparkan bahwa basecare MSI memiliki 4 deputi yakni Deputi Internal dan Pemberdayaan Anggota, Deputi Usaha Kreatif dan Kerjasama Kelembagaan, Deputi Publikasi dan Propaganda Program, dan Deputi Partisipasi Masyarakat dan Peduli Pendidikan
Sambutan kedua oleh Direktur MSI, kakanda Akhiruddin, S.Pd., Gr. Kak Haru, panggilan khas beliau memberikan wejangan pada kepengurusan baru Basecare bahwa dalam sebuah kepengurusan yang dibutuhkan adalah fokus dalam bekerja dan memaksimalkan ikhtiar sebab pada prinsipnya asalkan sudah ikhlas dan bekerja serius, bagaimana pun hasilnya, maka itulah yang terbaik.
“Jangan sampai semangat PPG kalian luntur, bahkan seharusnya semangat kalian harus lebih tinggi daripada semangat waktu ber-SM3T. Tunjukkan bahwa komitmen kalian masuk PPG untuk bisa memperbaharui semangat belajar dan berinteraksi sosial dalam rangka menjadi guru masa depan bangsa” Tutur Kak Haru pada angkatan VI.
Acara inti yakni peluncuran Presidium Literasi MSI yang menghadirkan narasumber Maskur, S.Pd.,Gr., dan Akbar,S.Pd.,Gr. Dalam kesempatan itu, mereka memaparkan bahwa literasi sangat berperan dalam menyambut kedatangan zaman yang semakin informatif . Namun sayangnya, menurut hasil riset yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Untuk itu, pemerintah saat ini tengah melakukan upaya revolusi mental dengan menggiatkan budaya literasi bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia.
Masyarakat SM-3T Indonesia (MSI) sebagai yayasan kepedulian pendidikan dan sosial ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan penguatan dan peningkatan literasi ini dengan menanamkan budaya literasi bagi anggota demi terwujudnya inspirator dunia pendidikan yang dapat mengimplementasikan literasi di lingkungan masing-masing baik itu di asrama PPG maupun di sekolah dan masyarakat
Gerakan literasi MSI ini juga mendukung penggiatan gerakan literasi yang dikembangkan oleh berbagai pihak yang sudah berlangsung sebelumnya. Di sinilah peran alumni yang sementara berprofesi sebagai pendidik yang paling dekat dengan siswa, perangkat sekolah, dan masyarakat untuk dapat memacu menumbuhkembangkan gerakan literasi.
Peran terpadu MSI itu sendiri, baik oleh anggota yang sementara PPG ataupun alumni yakni aktif mengikuti seminar kepenulisan, menumbuhkan minat baca, giat berkarya dan mempublikasikan aktivitas literasinya, membentuk taman baca, dan terlibat langsung dalam mendonasikan buku
“Anggota Masyarakat SM-3T Indonesia dalam hal ini mahasiswa PPG dan alumni/pendidik memiliki perannya masing-masing dalam menggiatkan literasi demi menggotongroyongkan apa yang telah kita tekadkan bersama” Tutur Kak Akbar menutup penjelasannya mengenai penguatan Literasi MSI sore itu.
Kakanda Akhiruddin, S.Pd., Gr. berharap dengan adanya Presidium Literasi MSI yang dibentuk ini dapat membantu menyediakan pola koordinasi yang efektif dan mendampingi secara bersama bagi segala aktivitas anggota yang berkaitan dengan literasi
Di akhir acara, para perwakilan alumni SM-3T angkatan I sampai V menceritakan pengalaman ber-PPG mereka di masanya masing-masing. Dengan adanya mereka, para peserta SM-3T angkatan VI mengungkapkan berbagai pertanyaan seputar kehidupan berasrama dan ber-PPG, kesediaan mereka turut andil terlibat dalam kegotongroyongan MSI, serta kecemasan mereka menghadapi UKM.
“Saat kalian ber-PPG nantinya, jangan terlalu banyak mengeluh karena mengeluh tidak melahirkan solusi. Segera bertindak dan berbuat untuk menemukan solusi” kata Kak Syahrir mantan camat PPG SM-3T UNM angkatan IV.
Tidak hanya peluncuran Presidium Literasi MSI, dengan digelarnya kegiatan ini maka terwujud pula silaturahmi yang sangat hangat di antara para alumni SM-3T.
Agenda ini merupakan bagian dari tekad ‘Walau Menjadi Alumni, namun Tetap tak Berhenti Mengabdi’. Untuk itu mari mendukung gerakan literasi ini dengan menjalankan peran kita masing-masing sebagai bagian dari Masyarakat SM-3T Indonesia guna bergotong royong mewujudkan ikhtiar kita bersama
“Literasi MSI, bergotong royong menuju generasi emas indonesia” suara MC menggema di ruangan sisi barat Warkop Bundu menutup acara peluncuran Presidium Literasi MSI sore itu.
Reportase: Sri Wahyuni, anggota Presidium Literasi msi







