LOMBOK TENGAH, NTB — Yayasan Masyarakat SM-3T (MSI) menutup rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-11 dengan menggelar puncak perayaan di SD Negeri Rerantek, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 26 Juni 2026. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan sebelas tahun pengabdian sekaligus peneguhan komitmen MSI untuk terus menghadirkan manfaat melalui kolaborasi di bidang pendidikan dan sosial
Puncak perayaan diawali dengan penampilan hasil karya peserta kegiatan Mengedukasi Anak Negeri (MeAn). Berbagai karya yang ditampilkan merupakan hasil proses belajar selama dua hari sebelumnya, mulai dari pertunjukan tari, pembacaan puisi, paduan suara, hingga hasil karya pelatihan Shibori. Penampilan tersebut menjadi wujud apresiasi terhadap potensi dan kreativitas siswa yang berkembang melalui ruang belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Suasana haru dan penuh kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti prosesi pemotongan tumpeng yang dilanjutkan dengan doa bersama. Momen tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan sebelas tahun MSI sekaligus harapan agar setiap langkah pengabdian senantiasa membawa keberkahan serta memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Sebagai penutup rangkaian perayaan, MSI menyampaikan proyeksi kerja yayasan sebagai bagian dari pengembangan program pengabdian pada masa mendatang. Berbagai rencana pengembangan program tersebut mencerminkan komitmen MSI dalam memperluas jangkauan pengabdian, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta menghadirkan program-program yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Mengusung tema “Berkolaborasi Merawat Konsistensi Dedikasi”, Harlah ke-11 MSI menjadi pengingat bahwa keberlanjutan pengabdian dibangun melalui semangat bekerja bersama dan komitmen yang terus dijaga. Sebelas tahun perjalanan MSI bukan sekadar catatan waktu, melainkan bukti bahwa kolaborasi yang dirawat secara konsisten mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Koresponden:
Tim Publikasi MSI










