Sebelum acara resmi dibuka, jajaran Basecare Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Bima Yayasan Masyarakat SM-3T Institute, melakukan senam pagi bersama para siswa-siswi SDN Kuwu Ruma, SDN Lambu, SMP Negeri 4 Lambu pada hari Rabu 27 Febuari 2019 yang dipusatkan di Lapangan Desa Lambu. Usai senam pagi, acara dilanjutkan dengan pembukaan Mengedukasi Anak Negeri (MeAN).
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh lapisan masyarakat, diantaranya Camat Lambu, Kades Lambu, UPTD Dikbudpora Lambu, KUPT Lingkungan Hidup, UPTD Puskesmas Lambu, UPTD Kesehatan, BLH, Babinsa, serta seluruh lapisan masyarakat Lambu.
Ketua Panitia Arjan Mulya, S. Pd., Gr., dalam laporanya mengatakan, kegiatan ini dikemas, agar anak negeri semakin mencintai desanya dan menjaganya. Kegiatan MeAN ini mengusung tema “Desaku Bersih, Desaku Sehat, dan Desaku Cerdas”.
Pemahaman edukasi dengan penerapan tiga tema tersebut, kata dia, akan dipaparkan oleh dinas-dinas terkait yang telah kami undang, serta bagi para orang tua harus menjaga ketiga aspek yang dimaksud untuk diterapkan kepada anak. Sebab guru tidak serta merta mampu secara keseluruhan untuk mencerdaskan anak. Karena guru dibatasi oleh waktu, Sementara para orang tua memiliki waktu yang lebih panjang, untuk menuntun anak agar giat belajar serta mengenal kesehatan.
“Kami ucapan terima kasih kepada seluruh pemuda-pemudi Desa Lambu, ibu-ibu PKK, Pemerintah Desa Lambu, yang sudah berupaya semaksimal mungkin, untuk membantu kegiatan kami, baik bantuan secara moral maupun materil. Lebih-lebih saya mengucapkan terima kasih kepada GGD yang sudah mengumpulkan urunan dana demi terlaksananya kegiatan ini,” lanjutnya.
Arjan mengatakan, kegiatan semacam ini akan berlanjut di tahun-tahun berikutnya, bisa saja kembali di desa Lambu kalaupun anak-anak masih tidak maksimal memahami arti kebersihan, namun kalaupun di Desa Lambu sudah kami anggap mampu, maka akan bergeser ke Kecamatan Lambu.
Sementara itu, Camat Lambu Abdurahman S.Sos., dalam sambutanya mengatakan, selaku Pemerintah Kecamatan Lambu mengucapkan terima kasih kepada Guru-guru Garis Depan (GGD), karena kegiatan semacam ini ialah kegiatan yang pertama kali di Kecamatan Lambu.
Paling menarik, katanya mengedukasi anak negeri adalah wujud utama untuk mencerdaskan anak bangsa. Tak terkecuali bagu para orang tua yang harus bisa menuntun mereka, agar bisa sekolah sampai sarjana melalui edukasi.
Kasubag Puskesmas Lambu H. Arifin, SH. l., menjelaskan bahwa ada 4 faktor untuk kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari, pertama faktor lingkungan, kedua faktor prilaku, ketiga faktor keturunan dan keempat faktor pelayanan kesehatan.
“Mari kita semua harus bisa menjaga diri dari keempat faktor. Sebab jika tidak, maka akan mendatangkan berbagai penyakit,” tegasnya.
Ia menjelaskan, ada dua faktor yang paling berbahaya yakni, Lingkungan dan perilaku. Sekitar 85 persen pengaruhnya pada masyarakat. Sepatutnya masyarakat saling mengingatkan betapa pentingnya kebersihan bagi lingkungan.
Setelah pembukaan kegiatan Mengedukasi Anak Negeri, dilanjutkan dengan beberapa kegiatan dimulai dari permainan edukasi, penggiatan literasi dengan digelarnya Lapak Baca oleh GGD, dan pemberian materi pentingnya kebersihan lingkungan dilanjutkan dengan membersihkan lingkungan sekitar kegiatan Mengedukasi Anak Negeri.
Reportase: Tim reportase Guru Garis Depan Kabupaten Bima
Editor: Tim editor MSI











