Jumat, 7 Agustus 2015. Setelah menempuh perjalanan jalur laut dengan kapal barang Entebe Ekspress selama 34 jam (berangkat Selasa, 4 Agustus 2015 pukul 17.00 dan tiba di pelabuhan Reo pada Kamis, 6 Agustus 2015 Pukul 03.00 pagi) yang dilanjutkan dengan perjalanan melalui jalur darat dengan oto kayu (mobil truk kayu yang memuat penumpang dan aneka barang kebutuhan rumah tangga, hewan ternak, dan lain-lain) selama lebih kurang 2 jam perjalanan, akhirnya bantuan dari para donatur di Yayasan Masyarakat SM-3T tiba di tangan para penerima.
Permohonan bantuan berupa 51 tas dan 79 sepatu untuk 130 siswa yang diajukan pihak sekolah atas rekomendasi dari alumni SM-3T yang pernah bertugas di sekolah tersebut berhasil direalisasikan berkat sumbangsih dari para donatur yang keseluruhannya berjumlah Rp 5.000.000.
Perealisasian pemberian bantuan ini dilakukan secara langsung oleh pengurus Yayasan Masyarakat SM-3T Institute sekaligus dalam rangkaian upaya mengungkap realita pendidikan daerah 3T terkait guru dan masalah-masalah yang dihadapinya untuk selanjutnya menjadi acuan pendampingan.
Pemberian bantuan dilakukan pada Jumat, 7 Agustus 2015 pukul 10.00 pagi di hadapan seluruh siswa SDI Baras dan seluruh guru yang mengabdikan diri di sekolah tersebut.
Terima kasih Pak Supriadi Rustad (Bapak SM-3T, mantan Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikti), terima kasih Pak Ahmad Said , terima kasih Hernianti, dan semua teman-teman yang telah berkontribusi dengan membeli kaos peduli pendidikan di SM-3T Merchandise. Semoga yang dilakukan bernilai ibadah. Terima kasih Pak Agus Susilohadi yang selalu mendukung dan memberi masukan pada pengembangan Yayasan Masyarakat SM-3T Institute.
Keluarga SDI Baras yang diwakili oleh kepala sekolah Ambrosius Satono dan ibu Rosalia Delima beserta 2 siswa yang mewakili 130 siswa-siswa mengucap terima kasih atas perhatian semua pihak untuk pendidikan di daerah 3T. Banyak masalah di dunia pendidikan yang bisa diatasi bersama secara bergotong royong.







