GGD Waropen menghelat seminar pendidikan dalam rangka Mengedukasi Anak Negeri. Seminar ini bertema “Membangun Karakter Menuju Generasi Emas”. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2018, bertempat di Aula SMP Negeri Waren, Kabupaten Waropen.
Yosias Y Koibai, S.Pd., selaku perwakilan Dinas Pendidikan mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan agar generasi ini dapat dipersiapkan menjadi Generasi Emas 2045. Sesuai dengan tema yang diangkat, pembicara menekankan kepada para peserta didik yang hadir untuk mengubah karakter masing-masing menjadi lebih baik.
“Kegiatan seminar ini diikuti oleh perwakilan peserta didik SMP dan SMA se-Kabupaten Waropen yang akan menjadi penentu wajah Indonesia di masa akan datang, sehingga dianggap perlu adanya persiapan lebih kompleks dalam menghadapi era digital dan global.” Ungkap Lukman Rahman, S.Pd., Gr., selaku ketua panitia.

Pada kegiatan Seminar Pendidikan Karakter ini dirangkaikan pula penyerahan buku-buku kepada Kepala Sekolah SMP Negeri Waweri, Try Junaedi, S.Pd., Gr., yang merupakan salah satu Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Waropen. Hal ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian serta kepekaan terkait pentingnya pengembangan aktivitas literasi peserta didik di sekolah tersebut.

Kegiatan seminar ini dilanjutkan oleh pemateri yang pertama yakni Luther Ayomi (Danramil 1709/Piawa 03 Waropen Bawah), beliau mengatakan bahwa generasi emas adalah generasi yang terus menggali ilmu setingggi mungkin, generasi yang pantang menyerah, dan tetap semangat. Beliau juga berpesan untuk menjaga bangsa ini dengan senantiasa hidup tanpa kekerasan, saling tolong menolong, dan mencintai kedamaian dalam bingkai NKRI. Usai Danramil Waropen Bawah menyampaikan materi, pemateri selanjutnya juga seorang aparat negara yakni Kapolres Waropen AKBP Supratono, S.Sos., M.Si. GGD Waropen memang menghadirkan pemateri yang termasuk orang-orang terbaik di kabupaten Waropen agar selain mendapatkan materi, peserta didik juga dapat menjadikannya sebagai motivator dan inspirator bagi diri mereka.

Kapolres Waropen membahas Gerakan Anti Narkoba, menurut beliau berdasarkan pemantauan dan hasil penelitian tim Polres Waropen menyatakan bahwa Anak muda sangat rentan terhadap Narkoba, apalagi beberapa fakta di lapangan, khususnya wilayah Waropen. Sepanjang Tahun 2018 sudah mencapai 3 kasus mengenai penyalahgunaan Narkoba, dari 3 kasus tersebut ada yang tiga sampai 10 orang pemakai.

Peserta didik sangat antusias dan bersemangat mengikuti materi-materi yang disampaikan. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana mereka aktif pada sesi tanya-jawab usai materi disampaikan. Kapolres Waropen juga sangat mengapresiasi GGD Kabupaten Waropen yang telah ikut aktif dalam mengkampanyekan dan memberikan pendidikan dini terkait narkoba kepada generasi muda Indonesia.

Dalam kegiatan seminar ini, panitia juga memberikan kesempatan kepada perwakilan Guru Garis Depan untuk menyampaikan 2 materi. Pemateri pertama yakni Sutikno, S.Pd., Gr., beliau meyakinkan peserta didik akan kecintaaan terhadap tanah air, seperti yang beliau sampaiakn bahwa Indonesia adalah NKRI yang harus dicintai dan dijaga. Beliau menyampaikan materi dengan melakukan pendekatan-pendekatan khusus sehingga peserta mudah menerima dan mengerti materi yang disampaikan.

Pemateri terakhir adalah Ahmad Anding, S.Pd., Gr., yang juga merupakan salah satu GGD Kabupaten Waropen. Beliau menginformasikan realita-realita yang terjadi di masyarakat terkait perundungan/Bullying terutama dikalangan pelajar dan anak muda yang sangat mudah dan sering kita temukan. Beliau mengajak kepada seluruh peserta agar dapat menjadi agen penggerak dalam mengayomi dan melindungi orang-orang di sekitarnya.
Reportase: Tim reportase GGD Waropen.
Editor: Tim editor MSI







