Memperingati Hari Guru Nasional, GGD Kabupaten Buru mengadakan kegiatan Mengedukasi
Anak Negeri (MeAN)
. Kegiatan tersebut dipusatkan di SMP Negeri 34 Buru, Desa Adat Silewa, Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru, Maluku. Kegiatan MeAN ini melibatkan empat sekolah dasar dan empat sekolah menengah pertama. Sekolah tersebut merupakan sekolah yang berada di dataran waegerenolon dan tengah (wilayah adat terpencil Kabupaten Buru).
Kegiatan MeAN yang dilaksanakan pada tanggal 25 hingga 26 November 2018 tersebut mengusung tema “Alam Terkembang Menjadi Guru”, dengan rangkaian kegiatan yakni Lomba Pidato, Lomba Puisi, Lomba Menggambar,
Games Building, Bedah Film, Seminar
Parenting, Workshop UKM, bantuan alat kebersihan Masjid Al Jabal Nur, Peresmian TBM Silewa, dan Donasi Buku. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan literasi dan mental kompetensi peserta didik sehingga kegiatannya dikemas dengan beberapa mata lomba.
Acara pembukaan MeAN pada Minggu, 25 November 2018 dibuka oleh pembawa acara Nismawati, S. Pd., Gr., kemudian dilanjutkan dengan sambutan Koordinator GGD Kabupaten Buru sekaligus ketua panitia Kaharman, S. Pd., Gr.
“Semoga dengan diadakannya kegiatan ini, maka akan muncul generasi-generasi emas dari negeri Bupulo” harapnya. Sebagai penutup sambutannya, Kaharman tak lupa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Silewa, orang tua adat dan tokoh pemuda karena telah bersinergi dan bergotong royong sehingga MeAN ini berjalan dengan sukses.
Kepala Desa Wae Lana-lana mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini pertama kalinya diadakan di dataran pegunungan, khususnya di desa Wae Lana-lana dan sekitarnya. Sebagai kepala wilayah, Beliau sangat berterima kasih kepada GGD yang telah melaksanakan kegiatan ini di desanya.
“Saya berharap dengan kegiatan ini, tali persaudaraan kita semakin erat, seperti ikatan-ikatan ilalang ini” ungkap Bapak Soa Migodo dalam sambutannya, sambil menunjuk ikatan ilalang penghias panggung.
Sebagai sambutan penutup pada acara pembukaan kegiatan, Amiruddin Nacikit, S. Pd., selaku Kepala SMP Negeri 34 Buru secara resmi membuka acara MeAN tersebut. Dalam sambutannya beliau berpesan agar peserta didik yang mengikuti kegiatan harus gembira dan berkompetisi secara
sportif.
Kegiatan pertama adalah lomba pidato yang dipimpin oleh Hendrikus Gabu, S. Pd., Gr., sebagai pemandu jalannya perlombaan dan didampingi oleh 3 orang juri, diantaranya Emilius Dagur S. Pd., Gr., Febrika Martha Yoga S. Pd.,Gr., dan Saeful S. Pd.,Gr. Kegiatan pidato ini bertujuan melatih mental peserta didik dalam menyampaikan pendapat serta menumbuhkan jiwa peserta didik. Perlombaan ini diikuti oleh 16 peserta dari berbagai sekolah dataran waegeren. Sedangkan lomba puisi diikuti oleh 15 peserta. Mereka tampil percaya diri di depan juri dan puluhan masyarakat di ruang terbuka.

Kegiatan lomba menggambar dan mewarnai dilakukan di dalam kelas terpisah. Khusus untuk lomba mewarnai diperuntukkan untuk SD kelas bawah. Dalam lomba tersebut diharapkan peserta didik mampu menggali daya imajinasi dan kreativitas peserta didik. Peserta lomba sangat antusias dalam kegiatan tersebut.
Usai istirahat siang, kegiatan dilanjutkan dengan
Games Building yang dipandu oleh Akhmad Fairusi Anfal, S. Pd., Gr. Beberapa item permainan yang diperkenalkan adalah
Spiderman, Cincin api, Estapet sarung, Bola api, dan Api kemenangan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih kerja sama dan mengembangkan kecerdasan motorik peserta didik.

Bedah film dilaksanakan pada malam hari, dihadiri oleh peserta lomba dan diikuti oleh masyarakat setempat. Kegaiatan tersebut dibimbing oleh Akhmad Fairusi Anfal, S. Pd., Gr. Selama pemutaran film “Laskar Pelangi” berlangsung, para peserta lomba maupun masyarakat sangat antusias seolah ingin selalu berkomentar. Itu terungkap pada wajah dan senyuman mereka saat menonton. Setelah film diputar, sesi selanjutnya adalah bedah film. Respons peserta begitu menyeruak. Ada yang ingin meniru
Lintang seorang tokoh dalam film Laskar Pelangi. “Aku mau jadi Lintang”, ujar seorang seorang peserta didik peserta lomba.
Di hari kedua kegiatan pada 26 November 2018, sembari menunggu kehadiran Bupati Kabupaten Buru beserta seluruh pimpinan SKPD se-Kabupaten Buru, diisi dengan kegiatan
Parenting dan workshop UKM. Kegiatan Parenting dan workshop UKM dilaksanakan pada dua ruangan yang berbeda. Peserta kegiatan
Parenting dihadiri oleh 50 orang tua peserta didik. Dalam kegiatan tersebut, terpampang nyata antusiasme orang tua peserta didik dalam pembicaraan yang sedang berlangsung. Inti pembicaraan mengenai “Peran Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik”.

Kegiatan workshop UKM dihadiri oleh beberapa orang tua peserta didik dan ibu-ibu di desa Silewa. Mereka memamerkan hasil tanaman lokal, seperti ubi kayu dan singkong yang telah diolah ibu-ibu GGD sebagai hasil bumi dari desa Silewa. Desti Widiani, S. Pd., Gr., Koordinator kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap besarnya motivasi peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Pukul 09.30 WIT, rombongan Bupati hadir di titik pusat kegiatan MeAN. Mereka disambut dengan tarian
Cakalele dan tarian
Sawat sebagai tarian penyambutan pejabat yang dihormati oleh masyarakat setempat. Rasa haru dan bahagia kian terasa dalam suasana itu.

“Selamat hari guru buat para guru se-kabupaten Buru, khususnya untuk GGD yang ada di seluruh pelosok kabupaten Buru”, ucap Bupati Buru memberi selamat di awal sambutannya.
Beliau juga mengucapkan terima kasih sebab langkah inovasi GGD dalam mengedukasi anak-anak di desa Silewa ini. Beliau berharap setelah dilaksanakannya kegiatan ini, anak-anak di dataran gunung mampu bersaing dengan anak-anak yang bersekolah daerah pesisir.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Buru meresmikan Taman Baca Masyarakat (TBM) Silewa. Setelah meresmikan TBM Silewa, Bupati kabupaten Buru meminta kesediaan seluruh pimpinan SKPD Kabupaten Buru yang hadir untuk memberikan sumbangsih demi kemajuan pendidikan di desa Silewa dan sekitarnya. Bantuan tersebut berupa alat tulis dan empat buah
genset (pembangkit listrik) untuk dibagikan kepada beberapa sekolah di dataran pegunungan.

GGD Kabupaten Buru merasa sangat bersyukur atas suksesnya kegiatan MeAN ini. Kegiatan ini tentunya memiliki makna tersendiri terhadap kegiatan positif dalam dunia pendidikan. Semoga kegiatan ini menjadi awal dimulainya kegiatan-kegiatan positif di kesempatan berikutnya. Bukan hanya di Silewa, tetapi juga di desa-desa lainnya di kabupaten Buru.
Selamat Hari Guru Nasional
Mari mencerdaskan Indonesia
Jayalah GGD
Reportase : Emilius Dagur, S. Pd., Gr.
Editor : Tim Editor MSI