I Juni 2016. Terima Kasih SM-3T. Itulah kalimat pembuka dalam surat Permohonan Bantuan bernomor : 421:2/92/SD.NK.YOSEPH/2016, Bapak Baromea Ohoduan, Kepala Sekolah SD Naskat Santo Yoseph Sangliat Krawain, Kecamatan Wer Tamrian, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Propinsi Maluku. Kalimat singkat itu menjadi penanda begitu besarnya peran Guru SM-3T di pelosok tertinggal itu hingga Kepala Sekolah perlu mengucapkan “Terima Kasih”.
SD Naskat Santo Yoseph Sangliat Krawain, dengan NPSN 60103383 yang memiliki 124 anak didik, diantaranya masih ada siswa yang memiliki keterbatasan dalam memiliki sejumlah alat tulis. Begitupun kehadiran sekolah yang idealnya adalah taman belajar, tetapi masih kekurangan buku pelajaran dan buku bacaan. Kita tak buta, tak tuli akan hal itu, dengan tetap pada marwah Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia, mari peduli.
Dalam frekuensi rindu yang sama, walau dengan rute yang tak mudah, kita bisa tiba untuk bertemu. Berkat kandungan adat budaya yang bergaung sakral serta dengan sorot mata yang begitu khas, juga berkali-kali mereka menyebut Indonesia di depanku, akhirnya kita sanggup melebur. Akhirnya pada tanggal 1 Juni 2016 sebanyak 197 Eksamplar Buku Pelajaran, 400 Eksamplar Buku Bacaan, 124 Paket Buku dan Alat Tulis yang merupakan kumpulan donasi dari Masyarakat SM-3T Indonesia berhasil kita serahkan kepada mereka. Semoga inisiasi ini sanggup memicu kepedulian lanjutan dari para penggiat pendidikan negeri ini.
Mari terus menyapa Saudara kita dengan kepeduliaan. Indonesia tak ada tanpa khazanah mereka.
Ale Rasa, Beta Rasa. Satu Nusa, Satu Bangsa.







