30 Desember 2015. Sore itu pukul 18.00 wib di kota Medan setelah selesai packing donasi SM-3T Peduli Mis Paya Ateuk, Aceh Selatan hasil dari inisiatif kerjasama dan sama sama bekerja seluruh keluarga besar SM-3T beserta derma yang peduli pendidikan di negeri ini yang berasal dari beberapa daerah seperti Aceh, Medan, Jakarta, Sulawesi, Nusa Tenggara dan ujung timur Indonesia Papua.
Di senja setelah magrib itu mobil putih berlogokan SM-3T Peduli mulai meluncur masuk ketengah kota Medan menjemput Tim SM-3T Peduli di stasiun Kereta Api Bandara pertama kali di Indonesia.
Selang beberapa menit telephone selluler berbunyi bahwa masih ada donasi yang harus dibawa ke lokasi yang isinya paket donasi Mis Paya Ateuk dan titipan jajanan untuk di perjalanan, luar biasaa…
Tibalah saatnya mobil putih itu keluar dari kota Medan menuju Paya Ateuk, Aceh Selatan, di perjalanan tepatnya di pos polisi lintas batas propinsi Sumut-Aceh sekitar pukul 02.35 mobil tersebut distop oleh tim petugas yang berjaga bertanya mau kemana pak..? seketika itu juga petugas memberi penerangan ke dinding dan kaca depan mobil yang bertuliskan SM-3T Peduli MIS Paya Ateuk, Aceh selatan. Spontan petugas mengatakan hati-hati dalam perjalanan selamat sampai tujuan seperti terbersit tanya di pikirannya masih ada dan sangat banyak pemuda yang peduli dengan negeri ini seperti SM-3T terlebih hari menjelang pergantian tahun.
Sekitar tiga jam kemudian sampailah di Kota Subulussalam untuk istirahat beberapa jam untuk menghilangkan rasa ngantuk sopir. Dipagi harinya kembali melanjutkan perjalanan hingga pukul 11.07 wib setelah melewati jalan yang panjang dan lurus sejauh mata memandang hingga kecepatan putaran mesin mobil 120 km/Jam oleh sopir dengan semangatnya.
Sampailah di persimpangan jalan tepatnya di kota fajar Aceh Selatan bertemulah dengan rekan rekan guru SM-3T yg standby menunggu kedatangan kita dan memandu jalan menuju lokasi MIS Paya Ateuk sekitar 4 Km ke dalam.
Sesampai di lokasi kita disambut dengan hangatnya rasa persaudaraan, riang gembira dari raut wajah anak anak beserta masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan kita, merinding dan teringat seperti seperti datangnya kepala dinas disuatu sekolah.
Di sana kami mendapat informasi bahwa sekolah tersebut tidak pernah dikunjungi dinas terkait sehingga mati suri beberapa waktu karena tidak adanya guru, Tetapi uniknya sekolah tersebut setelah peserta SM-3T ditempatkan dilokasi tersebut berhasil dihidupkan oleh guru SM-3T yang peduli dan dalam kata sambutan keucik (Kepala desa) beliau menyampaikan terimakasih yg sangat mendalam melalui bahasa daerah aceh sendiri yang bias kami pahami melalui translate guru SM-3T yg artinya bahwa Guru SM-3T sangat berpengaruh dilokasi tersebut seraya berharap program ini hendaknya dilakukan terus menerus dan meminta dalam setahun itu dilakukan kunjungan kesana.
Di akhir rangkaian acara dilakukan pembagian donasi kepada seluruh siswa MIS Paya Ateuk yang telah berkumpul berbaris rapi dan semua mendapatkan bagian masing masing sesuai donasi yang ada diantaranya: Al-qur’an 50 item, iqro’ 35 item, Tuntunan Sholat 11 item, Juz-Amma 30 item, mukena 29 item, sajadah 4 item, buku kisah nabi 3 item,peci 25 item, sarung 6 item, kamus 2 item, buku islam 3, pulpen 11 lusin, pensil 9 lusin, penggaris 15 buah, sampul buku 1 pack, penghapus 24 buah, rautan 24 buah, buku tulis 32 paket.
Syukur kita ucapkan, tanggal 30 Desember 2015 ini, donasi SM-3T peduli telah sampai ke tujuannnya. Semoga bermanfaat dan terus menerus dilakukan agar permasalahan Negara ini di bidang pendidikan dapat terbantu secara rutin. Seiring berakhirnya acara maka ditutuplah dengan do’a yang dibawakan langsung oleh kepala desa dan disambut sholawat siswa MIS Paya Ateuk tanpa komando gurunya, ternyata sudah menjadi kebiasaan bagi mereka untuk bersholawat hingga kami merinding dan terharu menyaksikannnya bahwa masih banyak regenerasi kita yang harus kita perjuangkan seiring berjalannya waktu, semoga SM-3T ke depannya semakin besar dan semakin solid dalam membangun negeri ini, khususnya melalui bidang pendidikan. Salam Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia







